Pencarian

KPK Lelang 108 Lot Barang Rampasan Korupsi, dari Tanah hingga Mesin Kopi Rp200 Ribu

Minggu, 07 Juni 2026 • 15:52:31 WIB
KPK Lelang 108 Lot Barang Rampasan Korupsi, dari Tanah hingga Mesin Kopi Rp200 Ribu
KPK menggelar lelang 108 lot barang rampasan korupsi mulai tanah hingga mesin kopi dengan harga mulai Rp200 ribu.

GORONTALO — Lelang ini merupakan tindak lanjut dari putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap. KPK membuka partisipasi publik untuk mengikuti proses lelang yang digelar secara terbuka.

Aset Termahal hingga Barang dengan Harga Terjangkau

Dari total 108 lot yang disiapkan, mayoritas berupa properti seperti tanah dan bangunan yang menyumbang nilai terbesar. Namun, KPK juga menyertakan barang bergerak dengan harga yang relatif murah, seperti telepon genggam dan mesin kopi yang dibanderol mulai Rp200 ribu.

“Ini bentuk transparansi dan akuntabilitas pengelolaan barang rampasan. Masyarakat bisa ikut serta,” ujar juru bicara KPK dalam keterangan resmi, Selasa (11/6).

Prosedur dan Syarat Keikutsertaan

Peserta lelang wajib mendaftar melalui platform lelang yang ditunjuk dan menyetor uang jaminan sesuai ketentuan tiap lot. KPK memastikan seluruh proses dilakukan secara elektronik untuk meminimalkan celah kecurangan.

  • Pendaftaran dibuka hingga H-1 lelang.
  • Uang jaminan bervariasi, mulai 10-20 persen dari harga dasar.
  • Pemenang lelang wajib melunasi dalam 5 hari kerja.

Hasil Lelang untuk Negara

Seluruh dana yang terkumpul dari lelang ini akan disetorkan ke kas negara sebagai penerimaan negara bukan pajak (PNBP). KPK mencatat, sejak 2020 hingga awal 2024, total penerimaan dari lelang barang rampasan mencapai lebih dari Rp1,2 triliun.

Langkah ini dinilai efektif mengembalikan kerugian keuangan negara. Namun, sejumlah pengamat mengingatkan agar proses valuasi aset dilakukan secara akurat agar tidak merugikan negara atau peserta lelang.

Jadwal dan Lokasi Lelang

Proses lelang akan berlangsung pada 18 Juni pukul 10.00 WIB secara online. Daftar lengkap aset bisa diakses melalui situs resmi KPK dan portal lelang pemerintah. KPK mengimbau masyarakat untuk mencermati kondisi barang sebelum menawar.

“Kami tidak menerima komplain setelah lelang selesai. Semua barang dijual dalam kondisi apa adanya,” tegas pejabat KPK.

Bagikan
Sumber: cnnindonesia.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks