JAKARTA — Peringatan 40 hari kepergian Bob Hippy digelar di rumah duka kawasan Metro Alam X Nomor TE 22 dan TE 23, Pondok Indah, Jakarta Selatan. Tonny Uloli datang langsung untuk mengenang almarhum yang disebutnya sebagai teman baik sekaligus kebanggaan warga Gorontalo.
Bob Hippy dikenal luas lewat kiprahnya di tim nasional Indonesia. Setelah pensiun sebagai pemain, ia melanjutkan pengabdian di kepengurusan PSSI.
Nama Bob Hippy melekat pada sejarah sepak bola Tanah Air. Kariernya sebagai pemain timnas membuat namanya dikenal lintas generasi, jauh sebelum ia masuk jajaran pengurus PSSI.
Bagi Tonny, rekam jejak itu bukan sekadar catatan prestasi. Ada pengabdian yang menurutnya perlu diteruskan ke generasi muda Gorontalo.
"Bob ini kawan saya teman baik saya ya, jadi sebagai orang Gorontalo kita patut bangga memiliki sosok seperti Bob Hippy. Beliau telah membawa nama Indonesia melalui sepak bola dan menjadi bagian penting dari sejarah olahraga nasional. Jasa seperti ini tidak boleh dilupakan oleh generasi muda Gorontalo," kata Tonny di lokasi.
Tonny menilai kepergian Bob Hippy meninggalkan ruang kosong yang sulit diisi. Menurutnya, almarhum bukan hanya legenda sepak bola, tetapi juga figur yang meninggalkan jejak besar bagi daerah dan bangsa.
"Bob Hippy bukan sekadar legenda sepak bola, tetapi juga sosok yang meninggalkan jejak besar bagi Gorontalo dan Indonesia. Kepergiannya menjadi kehilangan bagi kita semua. Semoga segala pengabdian dan kebaikannya menjadi amal jariyah," ujarnya.
Peringatan 40 hari menjadi momentum bagi keluarga dan kerabat untuk kembali mengenang perjalanan hidup almarhum. Doa dipanjatkan agar Bob Hippy mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT.
"Empat puluh hari telah berlalu, tetapi kenangan tentang Bob Hippy tetap hidup. Kita mendoakan semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan," pungkas Tonny.
Bagi warga Gorontalo, sosok Bob Hippy menjadi rujukan bahwa karier di dunia olahraga bisa menembus panggung nasional. Tonny berharap generasi muda di daerah itu meneladani dedikasi almarhum.
Peringatan di rumah duka berlangsung sederhana, dihadiri kerabat dan sahabat almarhum. Kenangan atas kiprah Bob Hippy di lapangan maupun di ruang kepengurusan PSSI tetap menjadi bagian dari sejarah olahraga Indonesia.