GORONTALO — Suasana hangat menyelimuti Aula Rumah Jabatan Gubernur Gorontalo saat Wakil Gubernur Idah Syahidah Rusli Habibie hadir dalam rapat persiapan dua event besar daerah, Rabu (26/8/2026). Para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang hadir tampak menyalami Idah satu per satu, menyampaikan ucapan selamat atas kesembuhannya. Gubernur Gusnar Ismail pun menyambut langsung kembalinya sang wakil dengan rasa syukur.
“Dalam pertemuan kali ini sudah hadir Ibu Wagub. Alhamdulillah sudah sehat, setelah beberapa waktu lalu sempat harus dirawat karena insiden. Selamat datang kembali, Ibu Wagub,” ujar Gusnar di hadapan jajarannya.
Strategi Promosi GoHM 2026: Target 7.500 Peserta
Di sela-sela rapat, Idah tidak hanya hadir sebagai pendamping. Ia langsung menyodorkan sejumlah masukan strategis kepada OPD penanggung jawab agar GoHM 2026 berjalan sukses dan mampu menarik minat pelari dari luar daerah. Salah satu poin yang ia sorot adalah strategi promosi yang dinilai perlu dikemas lebih segar dan kreatif.
Menurut Idah, publikasi event olahraga ini harus meninggalkan gaya formal yang kaku. Ia justru mendorong penggunaan bahasa yang relevan dengan gaya komunikasi anak muda saat ini agar pesan yang disampaikan lebih mudah diterima.
“Kalau kita ingin GoHM ini lebih menarik dan sukses, iklannya harus menarik. Bahasanya atau editannya jangan terlalu kaku. Kita bisa mengikuti gaya bahasa kekinian, seperti yang sekarang digunakan anak-anak Gen Z,” kata Idah.
Jangkau Peserta dari Provinsi Tetangga
Idah juga menekankan pentingnya memperluas publikasi tidak hanya di dalam daerah. Ia mengusulkan pemasangan media promosi berukuran kecil di titik-titik strategis provinsi tetangga untuk memperkenalkan Gorontalo Half Marathon sekaligus mengundang partisipasi masyarakat luar.
“Di provinsi lain, utamanya provinsi yang bertetangga dengan kita, kita juga pasang iklan. Tidak perlu besar, billboard kecil saja di tempat yang strategis. Supaya provinsi lain tahu dan tertarik untuk ikut,” ujarnya.
Guest Star Harus Punya Koneksi dengan Olahraga Lari
Terkait rencana menghadirkan guest star dalam rangkaian acara, Idah memberikan catatan khusus. Ia berharap figur yang dipilih bukan sekadar pengisi acara, melainkan memiliki ketertarikan nyata terhadap dunia olahraga, khususnya lari. Hal ini dinilai penting agar kehadiran artis tersebut terasa otentik dan tidak sekadar menjadi daya tarik temporer.
Rapat tersebut juga membahas kesiapan teknis Gorontalo Karnaval Karawo (GKK) 2026 yang berstatus sebagai event Kalender Nasional. Ajang ini diharapkan mampu mendorong sektor pariwisata, ekonomi kreatif, UMKM, sekaligus promosi budaya daerah secara berkelanjutan. Dengan target 7.500 peserta untuk GoHM, seluruh persiapan kini diarahkan untuk memastikan kelancaran dua agenda besar tersebut. (rls)