Pencarian

Yayasan Al Ishlah Gorontalo Gelar Salat Istisqa dan Galang Donasi untuk Korban Bencana NTT-Kalimantan

Kamis, 27 Agustus 2026 • 00:54:01 WIB
Yayasan Al Ishlah Gorontalo Gelar Salat Istisqa dan Galang Donasi untuk Korban Bencana NTT-Kalimantan
Yayasan Al Ishlah Gorontalo menggelar Salat Istisqa di halaman Madrasah Ibtidaiyah Terpadu (MIT) dan MTs Terpadu Al Ishlah pada Rabu (26/8/2026).

GORONTALO — Di tengah kemarau panjang yang melanda Gorontalo, Yayasan Al Ishlah menggelar Salat Istisqa sekaligus aksi solidaritas untuk korban bencana di NTT dan Kalimantan. Rangkaian kegiatan ini berlangsung serentak di halaman Madrasah Ibtidaiyah Terpadu (MIT) dan MTs Terpadu Al Ishlah pada Rabu (26/8/2026).

Ketua Yayasan Al Ishlah Gorontalo, Helmi Adam Nento, M.Ec.Dev, hadir langsung didampingi Ketua Bidang Pendidikan Ulyn Ibrahim, S.Pd., M.M. Direktur LBQ Abdul Rajak Hulalata, S.H bertindak sebagai khatib dalam salat istisqa tersebut.

Janji Allah bagi Hamba yang Bertobat

Dalam khutbahnya, Abdul Rajak mengutip Surah Nuh Ayat 10–12 yang berbicara tentang keagungan ampunan Allah. Ayat itu menyebutkan tiga janji bagi hamba yang tulus bertobat: hujan lebat, kelimpahan rezeki, dan kesuburan bumi.

"Mari kita mulai taubat hari ini, dari hati, lisan, dan perbuatan. Taubat yang bersih dari dengki, iri, keserakahan, dan permusuhan. Taubat yang mengembalikan hak orang lain, menjadikan kita hamba yang tunduk dan patuh," ucap Abdul Rajak di hadapan jamaah.

Dua Kampus, Satu Gerakan Kemanusiaan

Salat istisqa di Kampus 1 diikuti siswa-siswi Pusat Paud Islam Terpadu (PPIT), Raudatul Athfal Terpadu (RAT), hingga MIT. Sementara di Kampus 2, jajaran siswa MTs Terpadu dan SMA IT Al Ishlah berkumpul di halaman MTs untuk melaksanakan ibadah yang sama.

Helmi menjelaskan, salat istisqa merupakan ikhtiar sungguh-sungguh memohon kepada Allah agar hujan segera turun. Kondisi Gorontalo memang sedang dilanda kemarau panjang yang berdampak pada berbagai sektor.

Sedekah Siswa untuk Korban Bencana

Usai salat, suasana haru menyelimuti halaman madrasah saat pengumpulan sedekah dimulai. Dana yang terkumpul dari para siswa dan jajaran yayasan akan disalurkan untuk meringankan beban korban bencana alam di NTT dan Kalimantan.

"Dari halaman madrasah, doa dipanjatkan; dari tangan para siswa, kepedulian disalurkan; dan dari hati yang tunduk kepada Allah, lahir kasih sayang bagi sesama," ungkap Helmi merangkum makna kegiatan tersebut.

Follow gorontalo24.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: rgol.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks