GORONTALO — Riset MNC Sekuritas menyebut IHSG ditutup melemah 0,73 persen ke level 6.541 pada akhir pekan lalu. Tekanan jual masih mendominasi, dan indeks sempat meninggalkan gap pada rentang 6.552-6.585.
Meski begitu, IHSG mampu bertahan di atas MA20. Level support berikutnya berada di 6.448 dan 6.318, sementara resistance di 6.633 dan 6.705.
Tekanan Jual Masih Bayangi IHSG
Secara mingguan, IHSG terkoreksi 1,43 persen. Posisi indeks saat ini dinilai masih rawan menguji area bawah rentang 6.370-6.451 jika tekanan jual berlanjut pada sesi perdagangan hari ini.
MNC Sekuritas merilis daftar saham pilihan untuk perdagangan Senin (14/9/2026), dengan mayoritas rekomendasi bertema buy on weakness pada saham yang sedang terkoreksi.
Rekomendasi Saham ADMR: Buy on Weakness
Saham ADMR ditutup melemah 2,74 persen ke Rp1.600. Posisi harga diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave (iv) dari wave [c].
- Buy on Weakness: Rp1.540-Rp1.585
- Target Price: Rp1.710 dan Rp1.765
- Stoploss: di bawah Rp1.500
INET dan NCKL Masuk Radar Beli
INET terkoreksi tipis 0,58 persen ke Rp344, disertai munculnya volume pembelian. Koreksinya tertahan oleh cluster MA20 dan MA200, dengan posisi diperkirakan berada pada wave [iv] dari wave C.
- Buy on Weakness: Rp296-Rp318
- Target Price: Rp366 dan Rp400
- Stoploss: di bawah Rp288
NCKL juga masuk daftar beli meski terkoreksi 1,57 persen ke Rp940. Koreksinya sudah menembus MA20, dan posisi harga diperkirakan berada pada wave (B) dari wave [Y].
- Buy on Weakness: Rp840-Rp910
- Target Price: Rp980 dan Rp1.060
- Stoploss: di bawah Rp830
DSNG Dihimbau Sell on Strength
Berbeda dari tiga saham lain, DSNG direkomendasikan sell on strength setelah terkoreksi 2,40 persen ke Rp1.625. Posisi harga diperkirakan berada di awal wave (B) dari wave [B] atau awal wave [C].
Artinya, DSNG masih berpotensi melanjutkan koreksi untuk menguji rentang Rp1.400-Rp1.585. Rekomendasi jual berada di area Rp1.655-Rp1.680.
Investasi mengandung risiko.