Gorontalo — Ketua Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (APRI) Wilayah Provinsi Gorontalo, Hasan Dau, S.Fil.I, menghadirkan pesan kunci tentang ekspansi peran penghulu dalam pembangunan pendidikan nasional. Dalam apel Hardiknas 2 Mei 2026 yang digelar di halaman Kantor Kementerian Agama Kota Gorontalo, Hasan Dau menegaskan bahwa penghulu tidak hanya bertanggung jawab dalam pembimbingan perkawinan.
Penghulu Didorong Ambil Peran Lebih Luas di Masyarakat
Sebagai Ketua APRI Wilayah sekaligus Pejabat Kepala KUA Kecamatan Sipatana, Hasan Dau menyampaikan harapan kepada seluruh penghulu untuk menjadi pelopor pendidikan di luar kantor. Fokusnya adalah pembinaan masyarakat melalui kegiatan keagamaan dan sosial yang terhubung dengan peningkatan mutu pendidikan lokal.
Apel yang diikuti oleh para Pejabat Eselon IV, Kepala KUA, dan Kepala Madrasah se-Kota Gorontalo ini dipimpin langsung oleh Kakankemenag Kota Gorontalo, Misnawaty S. Nuna. Misnawaty membacakan pidato Menteri Pendidikan yang menekankan Hardiknas sebagai momentum refleksi dan penguatan semangat pendidikan nasional.
Deep Learning Jadi Program Prioritas Peningkatan Mutu Pendidikan
Dalam pidato yang dibacakan, Menteri Pendidikan menyoroti pentingnya penerapan Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) sebagai program prioritas dalam meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia. Konsep ini menjadi fokus pemerintah untuk memperdalam kualitas pengajaran di seluruh jenjang pendidikan nasional.
Sinergi antara berbagai sektor terhadap peningkatan kualitas pendidikan menjadi kunci kesuksesan program ini. Kehadiran Ketua APRI Wilayah dalam acara apel menunjukkan komitmen institusi penghulu untuk turut berkontribusi dalam misi nasional tersebut.
Penyerahan SK dan Surat Tugas untuk 18 ASN
Selain pelaksanaan apel, kegiatan ini juga menjadi ajang penyerahan SK dan Surat Tugas kepada 18 ASN di lingkungan Kementerian Agama Kota Gorontalo. Pengangkatan dan penugasan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat kapasitas sumber daya manusia dalam implementasi program pendidikan di tingkat lokal.
Sinergi Penghulu dan Dunia Pendidikan untuk Akses Merata
Melalui kehadiran dan pesan Ketua APRI Wilayah, diharapkan sinergi antara penghulu dan dunia pendidikan semakin kuat dalam mewujudkan pendidikan berkualitas dan merata. Potensi penghulu sebagai figur terpercaya di tingkat grassroot dapat membantu mengidentifikasi dan membina masyarakat yang membutuhkan akses pendidikan lebih baik.
Dengan ekspansi peran ini, penghulu diposisikan bukan hanya sebagai administrator perkawinan, tetapi juga sebagai agen perubahan sosial yang mendukung transformasi pendidikan nasional di akar rumput.