GORONTALO — Direktur Jenderal Mineral dan Batu Bara (Dirjen Minerba) Kementerian ESDM, Tri Winarno, memastikan kebijakan ini hanya menyasar kebutuhan PLN. "Untuk batu bara, (tambahannya) hanya diperuntukkan bagi PLN," tegasnya di Jakarta, Sabtu (11/7/2026).
Menurut Tri, pemerintah tidak ingin mengulang insiden kekurangan pasokan yang bisa memicu pemadaman bergilir. Ia juga menekankan agar produksi tambahan ini tidak membuat pasar internasional kebanjiran pasokan. "Tujuannya untuk mengejar kebutuhan dalam negeri, tetapi di sisi lain jangan sampai terjadi oversupply," ujarnya.
Tambahan 1,8 Juta Ton untuk Juli, 3 Juta Ton Lagi Hingga Akhir Tahun
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menjelaskan bahwa tambahan pasokan jangka pendek sudah mulai direalisasikan. "Juli ini ada tambahan pasokan sebesar 1,8 juta ton. Selanjutnya, untuk periode Agustus hingga Desember, akan ada tambahan sekitar 3 juta ton dari kuota yang sudah ada," ungkapnya.
Batu bara yang dipasok memiliki kalori di atas 4.500 kcal per kg, sesuai spesifikasi teknis pembangkit. Langkah ini menjadi bantalan utama agar sistem kelistrikan Jawa—yang paling padat penduduk—tetap stabil dan tidak ada lagi insiden pemadaman.
PLTU Suralaya Diotak-atik agar Bisa Makan Batu Bara Kalori Rendah
Untuk jangka panjang, PLN tidak hanya mengandalkan tambahan pasokan. Darmawan menyebut pihaknya tengah memodifikasi atau retrofit sejumlah Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) agar lebih fleksibel dalam mengonsumsi batu bara.
Salah satu contohnya adalah PLTU Suralaya Unit 6 dan 7. Setelah dimodifikasi, kedua unit ini kini mampu membakar batu bara berkalori rendah di kisaran 4.100–4.300 kcal per kg. Padahal spesifikasi awal mewajibkan penggunaan batu bara berkalori tinggi antara 4.600 hingga 4.800 kcal per kg.
Dengan retrofit ini, PLN tidak lagi bergantung sepenuhnya pada batu bara kalori tinggi yang pasokannya kerap terbatas. Strategi ini diharapkan bisa menekan risiko pemadaman di masa depan sekaligus menjaga efisiensi biaya produksi listrik.
Pemerintah pun membuka pintu bagi pengusaha tambang yang ingin mengajukan