GORONTALO — Badan Pengurus Daerah Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPD HIPMI) Gorontalo sukses menggelar Forbisda 2026 di Azlea Convention Center, Kota Gorontalo, Senin (11/5/2026). Acara ini dihadiri oleh perwakilan pengurus pusat hingga calon ketua umum BPP HIPMI.
Ketua BPD HIPMI Gorontalo, Rusli Anwar Achmad, menyebut forum ini adalah momentum untuk mengubah pola pikir pengusaha muda. "Bukan hanya soal cuan, tapi bagaimana kita bisa bertahan dan tumbuh di tengah ketidakpastian ekonomi nasional," ujarnya.
Sinergi Tiga Pilar: Pengusaha, Pemerintah, dan Perbankan
Forum ini menghadirkan tiga elemen utama yang jarang duduk bersama dalam satu meja diskusi: pengusaha muda, pejabat Pemprov Gorontalo, dan perbankan. Rusli menegaskan bahwa kolaborasi ini bukan sekadar wacana. "Kami ingin ada program konkret, seperti kemudahan akses kredit usaha rakyat (KUR) dan pendampingan legalitas usaha," katanya.
Perwakilan BPP HIPMI, M. Hadi Nainggolan, yang juga Ketua Satgas Pangan dan MBG BPP HIPMI, turut memberikan arahan. Ia menekankan pentingnya pengusaha muda masuk ke sektor pangan dan logistik. "Gorontalo punya potensi jagung dan perikanan yang besar. Jangan sampai hanya menjadi penonton di daerah sendiri," ujarnya.
Tema 'Gorontalo Emas 2045' Jadi Target Jangka Panjang
Tema yang diusung, "Sinergitas Pengusaha Muda Menuju Gorontalo Emas 2045", bukan sekadar slogan. Rusli menjelaskan bahwa target ini membutuhkan kaderisasi pengusaha yang adaptif terhadap teknologi dan perubahan pasar. "Kami tidak ingin pengusaha muda hanya menjadi pedagang musiman. Harus ada keberlanjutan," tegasnya.
Suasana diskusi berlangsung dinamis. Beberapa peserta menyoroti soal perizinan usaha yang masih berbelit dan akses modal yang sulit dijangkau pengusaha pemula. Pihak perbankan yang hadir berjanji akan membuka program khusus bagi anggota HIPMI.
Dihadiri Calon Ketum BPP HIPMI
Forbisda ini juga menjadi ajang konsolidasi politik pengusaha muda. Dua calon ketua umum BPP HIPMI, Afifiuddin Kalla dan Ade Jona Prasetyo, hadir langsung. Kehadiran mereka dinilai sebagai sinyal bahwa Gorontalo menjadi salah satu basis suara penting dalam pemilihan ketua umum mendatang.
Rusli berharap, Forbisda tidak berhenti pada acara tahunan. "Kami akan tindak lanjuti dengan program pendampingan dan business matching antara pengusaha muda dengan investor dari luar daerah," pungkasnya.