GORONTALO UTARA — Sebanyak 400 liter biosolar dikirimkan Pertamina ke lokasi bencana di Gorontalo Utara. Bantuan ini digunakan untuk mengoperasikan alat berat dan kendaraan evakuasi yang menjangkau wilayah terdampak.
Penyaluran dilakukan oleh Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi setelah berkoordinasi dengan pemerintah daerah setempat. Langkah ini diambil agar proses evakuasi korban dan distribusi logistik tidak terhambat akibat kelangkaan bahan bakar di lapangan.
Biosolar untuk Alat Berat di Medan Sulit
Bahan bakar jenis biosolar dipilih karena cocok untuk mesin diesel alat berat yang bekerja di medan berbatu dan berlumpur. Sejumlah ekskavator dan truk pengangkut logistik menjadi prioritas penerima pasokan ini.
“Kami bergerak cepat setelah menerima laporan dari tim di Gorontalo Utara. Pasokan biosolar ini langsung didistribusikan ke titik-titik evakuasi,” kata perwakilan Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi dalam keterangan resmi yang diterima, Senin lalu.
Evakuasi Terkendala Akses Jalan Rusak
Bencana alam di Gorontalo Utara menyebabkan sejumlah ruas jalan rusak parah. Material longsor dan genangan air membuat kendaraan roda empat sulit melintas tanpa bantuan alat berat.
Dengan tambahan biosolar, tim gabungan dari BPBD, TNI, dan relawan bisa mempercepat pembukaan akses jalan. Warga yang masih terisolasi di beberapa desa mulai bisa dijangkau kembali.
Fakta Singkat Penyaluran BBM Bencana
- 400 liter biosolar disalurkan untuk kendaraan evakuasi dan alat berat
- Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menjadi pelaksana distribusi
- Bantuan difokuskan untuk percepatan akses jalan dan logistik korban
Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara masih melakukan pendataan jumlah warga terdampak dan kerusakan infrastruktur. Pasokan BBM tambahan akan dikirim jika proses evakuasi masih membutuhkan dukungan lebih lanjut.