GORONTALO — Badan Pengurus Daerah (BPD) HIPMI Gorontalo tengah mematangkan persiapan akhir menjelang pelaksanaan Forum Bisnis Daerah (FORBISDA). Agenda yang dipusatkan di Gedung Azleya ini diproyeksikan menjadi katalisator bagi pertumbuhan ekosistem wirausaha muda di Bumi Serambi Madinah.
Ketua Panitia FORBISDA, Erik Djafar, menyatakan bahwa seluruh elemen panitia terus bergerak memastikan kebutuhan teknis terpenuhi. Hingga tiga hari menjelang hari-H, progres kesiapan acara dilaporkan sudah menyentuh angka 90 persen.
Daya tarik utama forum tahun ini adalah kehadiran gerbong pimpinan pusat. Selain Ketua Umum BPP HIPMI, empat kandidat yang akan bertarung dalam Musyawarah Nasional (Munas) HIPMI dipastikan mendarat di Gorontalo. Mereka adalah Rey Bryan, Ade Jona Prasetyo, Afi Kalla, dan Antony Leong.
Kehadiran para tokoh nasional tersebut diharapkan membawa perspektif baru bagi pelaku usaha lokal. Selain pengurus pusat, Pemerintah Provinsi Gorontalo memberikan dukungan penuh melalui rencana kehadiran Gubernur dan Wakil Gubernur, serta jajaran kepala daerah dari berbagai kabupaten dan kota.
Berbeda dengan agenda seremonial biasa, FORBISDA kali ini memberikan ruang khusus bagi pelaku usaha kecil dan menengah. Panitia sengaja melibatkan sektor UMKM sebagai bagian dari upaya konkret memperkenalkan produk lokal kepada jejaring pengusaha nasional yang hadir.
“Kami sudah sangat siap menyambut seluruh undangan dan peserta FORBISDA. Tinggal beberapa teknis kecil yang sementara kami sempurnakan. karna kami juga akan melibatkan beberapa UMKM Dalam FORBISDA ini ,karena acara ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi momentum besar untuk menyuarakan potensi Gorontalo dari setiap sudut daerah,” ujar Erik Djafar.
Forum ini tidak hanya menjadi ajang berkumpulnya para pengusaha, tetapi juga ruang negosiasi strategis. Fokus utama kegiatan diarahkan pada pembukaan keran investasi dan perluasan jejaring bisnis yang mampu menembus pasar nasional.
Melalui kolaborasi antara tokoh nasional dan daerah, Gorontalo berupaya memperkuat posisi tawarnya sebagai daerah yang siap bersaing secara ekonomi. FORBISDA diharapkan menjadi pijakan bagi keberlanjutan pembangunan ekonomi daerah melalui semangat kewirausahaan generasi muda.