Kapolda Gorontalo Pimpin Panen Raya Jagung di Bone Bolango, Target Swasembada Nasional Kuartal II 2026

Penulis: Sutomo  •  Minggu, 17 Mei 2026 | 12:00:12 WIB
Kapolda Gorontalo Irjen Pol. Widodo memimpin panen raya jagung di Suwawa Selatan, Bone Bolango.

BONE BOLANGO — Lahan jagung seluas puluhan hektare di Suwawa Selatan mulai dipanen pada Sabtu pekan lalu. Kapolda Gorontalo Irjen Pol. Widodo turun langsung ke sawah bersama unsur Forkopimda dan kelompok tani setempat. Panen raya kuartal II ini menjadi salah satu bentuk konkret sinergi aparat dengan petani dalam menjaga stok pangan daerah.

Sinergi Polri dan Petani Jadi Kunci Produksi

Kabid Humas Polda Gorontalo Kombes Pol. Desmont Harjendro A.P menegaskan bahwa keterlibatan kepolisian bukan sekadar seremoni. “Panen raya jagung serentak ini merupakan bentuk sinergi antara Polri, pemerintah daerah dan masyarakat dalam mendukung program Presiden Republik Indonesia untuk mewujudkan swasembada jagung nasional,” ujarnya.

Polda Gorontalo, kata dia, siap mendukung setiap program yang berdampak langsung pada kesejahteraan warga. Kehadiran Kapolda di lahan pertanian dinilai mampu mendongkrak semangat petani di tengah tantangan cuaca dan fluktuasi harga pupuk.

Bone Bolango Jadi Lumbung Jagung Gorontalo

Kecamatan Suwawa Selatan selama ini dikenal sebagai salah satu sentra produksi jagung di Provinsi Gorontalo. Panen raya serentak ini diharapkan memperkuat posisi Bone Bolango sebagai penyangga utama kebutuhan jagung di kawasan Teluk Tomini.

Para penyuluh pertanian yang hadir dalam kegiatan tersebut juga memberikan pendampingan teknis pascapanen kepada petani. Tujuannya, agar hasil panen tidak hanya melimpah, tetapi juga berkualitas dan bisa diserap pasar dengan harga layak.

Dampak Ekonomi: Stok Aman, Harga Diharapkan Stabil

Dengan panen serentak di kuartal II, pasokan jagung di Gorontalo dipastikan aman hingga beberapa bulan ke depan. Stabilitas harga di tingkat petani menjadi perhatian utama Forkopimda. Pemerintah daerah berkomitmen memfasilitasi akses petani ke penggilingan dan distributor agar rantai pasok berjalan efisien.

Kolaborasi lintas sektor seperti ini dinilai menjadi model efektif untuk mendorong pertumbuhan ekonomi pedesaan. Kapolda berharap semangat panen raya tidak berhenti di musim ini, melainkan berkelanjutan setiap kuartal.

Reporter: Sutomo
Sumber: read.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top