GORONTALO — Antusiasme publik Korea Selatan terhadap pertandingan semifinal AWCL antara Nae Gohyang (Korut) dan Suwon FC Women (Korsel) meledak dalam hitungan jam. Federasi Sepak Bola Korea, seperti dikutip Yonhap, mengonfirmasi bahwa tiket yang dijual untuk publik—7.087 lembar dari total kapasitas sekitar 9.000 kursi—ludes terjual hanya beberapa jam setelah penjualan dibuka pada Selasa (20/5).
Kedatangan tim putri Nae Gohyang ke Korea Selatan menjadi momen yang ditunggu selama bertahun-tahun. Ini adalah pertama kalinya klub sepak bola Korea Utara menginjakkan kaki di Korea Selatan sejak 2018. Bagi tim putri, kunjungan ini bahkan menjadi yang pertama dalam 12 tahun terakhir, menjadikannya ajang olahraga yang sarat muatan simbolis rekonsiliasi.
Kementerian Unifikasi Korea Selatan mengambil langkah tak biasa dengan memutuskan membeli seluruh sisa kursi yang belum terjual. Tiket-tiket itu akan didistribusikan kepada anggota organisasi masyarakat sipil yang akan hadir sebagai suporter. Kementerian juga mempertimbangkan pendanaan untuk pembuatan spanduk dan perlengkapan dukungan lainnya.
Perwakilan organisasi masyarakat sipil menegaskan bahwa mereka akan mendukung kedua tim tanpa menyebut nama negara. "Kami berencana mendukung kedua tim dan menghindari penyebutan nama negara karena pertandingan ini merupakan laga antarklub, bukan antarnegara," ujar perwakilan tersebut dalam laporan Yonhap.
Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) menyadari sensitivitas hubungan antar-Korea yang melekat pada laga ini. Dalam pernyataannya, AFC menegaskan ingin memastikan fokus selama turnamen tetap pada sepak bola tanpa agenda politik eksternal. Sementara itu, Kementerian Unifikasi Korsel menyatakan pihaknya memandang turnamen ini sebagai ajang olahraga internasional di bawah AFC dan akan "sepenuhnya menghormati karakter internasionalnya."
AWCL yang memasuki tahun kedua ini merupakan kompetisi antarklub putri tertinggi di Asia. Juara turnamen akan membawa pulang hadiah sebesar 1 juta dolar AS (sekitar Rp 17,5 miliar). Laga semifinal lainnya mempertemukan Melbourne City FC melawan Nippon TV Tokyo Verdy Beleza. Final AWCL dijadwalkan berlangsung pada 23 Mei di Stadion Suwon, Korsel.