GORONTALO — Distribusi BBM bersubsidi di Gorontalo memasuki fase pengawasan ketat. Disnaker ESDM Gorontalo telah berkoordinasi dengan Pertamina untuk memantau distribusi harian solar subsidi di seluruh wilayah provinsi. Langkah ini diambil untuk mengantisipasi lonjakan permintaan menjelang bulan Ramadan dan Idulfitri.
Pemantauan dilakukan secara harian untuk memastikan tidak ada hambatan distribusi di tingkat agen hingga ke konsumen akhir. Disnaker ESDM Gorontalo dan Pertamina menyepakati pola komunikasi rutin untuk memvalidasi data stok dan kebutuhan riil di lapangan.
Langkah ini merupakan bentuk antisipasi terhadap potensi kelangkaan yang kerap terjadi pada momen hari besar keagamaan. Dengan pengawasan harian, setiap titik distribusi yang mulai menipis bisa segera dipasok.
Solar subsidi menjadi komoditas krusial bagi sektor transportasi dan perikanan di Gorontalo. Gangguan pasokan dapat melumpuhkan aktivitas ekonomi masyarakat, terutama nelayan dan sopir angkutan barang.
Karena itu, koordinasi antara pemerintah daerah dan Pertamina diperketat. Disnaker ESDM Gorontalo memastikan bahwa data stok yang dilaporkan oleh Pertamina valid dan sesuai dengan kuota yang telah ditetapkan.
Selain memantau stok, Disnaker ESDM Gorontalo juga meninjau kesiapan infrastruktur penyaluran di depot dan stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU). Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan tidak ada gangguan teknis yang menghambat pasokan.
Pertamina, melalui koordinasi ini, diharapkan dapat memprioritaskan pengiriman ke daerah-daerah yang aksesnya sulit atau memiliki konsumsi tinggi. Langkah antisipatif ini dinilai penting untuk menjaga harga eceran tetap sesuai ketentuan.