Bupati dan Wakil Bupati Bone Bolango Shalat Idul Adha di Masjid Agung Al-Marhamah, 1.212 Hewan Kurban Disembelih

Penulis: Fajar  •  Rabu, 27 Mei 2026 | 13:18:07 WIB
Bupati dan Wakil Bupati Bone Bolango memimpin shalat Idul Adha di Masjid Agung Al-Marhamah, Suwawa.

SUWAWA — Semangat berkurban warga Bone Bolango pada Idul Adha tahun ini terbilang tinggi. Data dari panitia mencatat total 1.212 ekor hewan kurban yang disembelih, dengan dominasi sapi mencapai 1.200 ekor. Hewan-hewan tersebut didistribusikan ke seluruh kecamatan di kabupaten tersebut.

Bupati dan Forkopimda Tampil Kompak

Shalat Idul Adha dimulai pukul 07.00 WITA dan berlangsung khidmat hingga pukul 07.45 WITA. Bupati Ismet Mile dan Wakil Bupati Risman Tolingguhu duduk bersaf bersama jajaran Forkopimda, termasuk Kapolres Bone Bolango AKBP Supriantoro, Sekda Iwan Mustapa, serta Ketua TP. PKK Ruwaida Mile dan Wakil Ketua Gamaria Djura.

Imam shalat dipercayakan kepada Moh. Solihin Hulopi, sementara bilal dibawakan Marten Bata. Khotbah Idul Adha disampaikan oleh Qadhi Suwawa, KH. Helmi Podungge.

Empat Pesan dari Khotbah Idul Adha

Dalam khutbahnya yang bertajuk “Berqurban Adalah Bukti Perjuangan Sejati (Refleksi Kilas Kisah Nabi Ibrahim dan Ismail Pada Masa Kini)”, KH. Helmi Podungge mengajak jamaah merefleksikan makna pengorbanan di era modern. Ia menggarisbawahi empat poin penting:

  • Ujian di balik kedudukan: Setiap derajat yang dimiliki manusia adalah pemberian Allah yang pasti diikuti ujian. Umat diajak menghadapinya dengan ketaatan, bukan prasangka buruk.
  • Keteladanan orang tua: Nabi Ibrahim adalah sosok pemimpin keluarga dan kaum yang teguh keyakinan. Keberhasilan memimpin keluarga disebut berbanding lurus dengan keberhasilan memimpin umat.
  • Kesetiaan istri dan ibu: Siti Hajar menjadi simbol perempuan yang kuat memegang prinsip, menjaga kehormatan, tidak boros, dan menjauhi gibah.
  • Kematangan generasi muda: Nabi Ismail menjadi teladan bagi kaum muda untuk tidak cinta dunia, tidak hura-hura, dan berani berkorban demi kebenaran.

Sentilan untuk yang Enggan Berkurban

KH. Helmi Podungge juga menyentil fenomena sosial di mana masih ada masyarakat mampu secara materi namun enggan berkurban. Menurutnya, esensi kurban adalah mengikis sifat sombong dan serakah.

“Kalau hewan ternak saja rela berkorban demi tegaknya hukum Allah, mengapa kita kaum yang berpikir enggan untuk melakukannya?” tegas KH. Helmi dalam khutbahnya.

Khutbah ditutup dengan doa bersama untuk kemakmuran daerah, ampunan dosa, serta keselamatan jamaah haji di Tanah Suci.

Fakta Singkat Idul Adha 1447 H di Bone Bolango

  • Total hewan kurban: 1.212 ekor (1.200 sapi + 12 kambing)
  • Waktu shalat: 07.00 – 07.45 WITA
  • Lokasi: Masjid Agung Al-Marhamah, Suwawa
  • Pimpinan daerah hadir: Bupati, Wabup, Kapolres, Sekda, Ketua TP. PKK

Melalui momentum ini, Bupati Ismet Mile dan Wabup Risman Tolingguhu mengajak seluruh elemen masyarakat menyatukan hati dan menguatkan tekad membangun Bone Bolango dengan semangat pengorbanan yang penuh keikhlasan.

Reporter: Fajar
Sumber: berita.bonebolangokab.go.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top