SUWAWA — Semangat berkurban warga Bone Bolango pada Idul Adha tahun ini terbilang tinggi. Data dari panitia mencatat total 1.212 ekor hewan kurban yang disembelih, dengan dominasi sapi mencapai 1.200 ekor. Hewan-hewan tersebut didistribusikan ke seluruh kecamatan di kabupaten tersebut.
Shalat Idul Adha dimulai pukul 07.00 WITA dan berlangsung khidmat hingga pukul 07.45 WITA. Bupati Ismet Mile dan Wakil Bupati Risman Tolingguhu duduk bersaf bersama jajaran Forkopimda, termasuk Kapolres Bone Bolango AKBP Supriantoro, Sekda Iwan Mustapa, serta Ketua TP. PKK Ruwaida Mile dan Wakil Ketua Gamaria Djura.
Imam shalat dipercayakan kepada Moh. Solihin Hulopi, sementara bilal dibawakan Marten Bata. Khotbah Idul Adha disampaikan oleh Qadhi Suwawa, KH. Helmi Podungge.
Dalam khutbahnya yang bertajuk “Berqurban Adalah Bukti Perjuangan Sejati (Refleksi Kilas Kisah Nabi Ibrahim dan Ismail Pada Masa Kini)”, KH. Helmi Podungge mengajak jamaah merefleksikan makna pengorbanan di era modern. Ia menggarisbawahi empat poin penting:
KH. Helmi Podungge juga menyentil fenomena sosial di mana masih ada masyarakat mampu secara materi namun enggan berkurban. Menurutnya, esensi kurban adalah mengikis sifat sombong dan serakah.
“Kalau hewan ternak saja rela berkorban demi tegaknya hukum Allah, mengapa kita kaum yang berpikir enggan untuk melakukannya?” tegas KH. Helmi dalam khutbahnya.
Khutbah ditutup dengan doa bersama untuk kemakmuran daerah, ampunan dosa, serta keselamatan jamaah haji di Tanah Suci.
Melalui momentum ini, Bupati Ismet Mile dan Wabup Risman Tolingguhu mengajak seluruh elemen masyarakat menyatukan hati dan menguatkan tekad membangun Bone Bolango dengan semangat pengorbanan yang penuh keikhlasan.