GORONTALO — Nasib Timnas Indonesia U-20 di kualifikasi edisi kali ini langsung diuji berat. Australia menjadi lawan dengan peringkat tertinggi di grup, sementara Malaysia selalu punya motivasi ekstra saat berhadapan dengan Indonesia. Laos, sebagai tuan rumah Grup H, juga tak bisa dianggap remeh.
AFC memperkenalkan sistem dua fase mulai kualifikasi tahun ini. Fase kualifikasi diikuti 32 tim terbaik yang dibagi ke delapan grup (A-H). Penentuan peserta fase ini berdasarkan akumulasi peringkat dalam tiga edisi Piala Asia U-20 terakhir.
Indonesia masuk fase kualifikasi berkat pencapaian di edisi 2018 (perempat final) dan 2023 (meraih empat poin). Sementara itu, 12 tim dengan ranking terendah harus memulai dari fase development yang terbagi dalam tiga grup (I-K).
Konsekuensinya tegas: tim yang finis sebagai juru kunci di fase kualifikasi akan terdegradasi ke fase development untuk edisi berikutnya. Sebaliknya, tiga juara grup dan tiga runner-up terbaik fase development berhak promosi.
Fase kualifikasi akan berlangsung pada 25 Agustus hingga 6 September 2026. Indonesia wajib finis sebagai juara Grup H untuk memastikan tiket ke China tanpa harus bergantung pada perbandingan runner-up antar grup.
Pencapaian Garuda Muda di dua edisi terakhir Piala Asia U-20 masih mentok di fase grup. Nova Arianto, yang menukangi tim, punya pekerjaan rumah besar untuk membawa skuadnya melangkah lebih jauh tahun depan.
Berikut pembagian grup selengkapnya: