JAKARTA — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) resmi membuka pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Tahap 2 dengan total kuota 30 ribu peserta. Program ini menyasar calon tenaga kerja muda di berbagai provinsi, termasuk Gorontalo, melalui jaringan balai pelatihan yang tersebar di seluruh Indonesia.
Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menegaskan bahwa pelatihan ini tidak lagi terpusat di satu lokasi. “Pelatihan ini dirancang agar akses pelatihan vokasi dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas dan lebih dekat dengan domisili masing-masing, sehingga peserta dapat mengikuti pelatihan tanpa terkendala jarak maupun akses lokasi,” kata Yassierli dalam keterangan resmi di Jakarta, Jumat.
Pelatihan Vokasi Nasional Tahap 2 akan dilaksanakan melalui Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP), Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP), Satuan Pelayanan (Satpel), serta Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) di berbagai wilayah. Untuk kawasan timur Indonesia, beberapa lokasi strategis yang ditunjuk antara lain BPVP Kendari, BPVP Ambon, BPVP Sorong, BPVP Ternate, serta Satpel Sofifi dan Palu.
Selain itu, program ini juga melibatkan UPTD Balai Latihan Kerja (BLK) di berbagai kabupaten/kota yang dibina langsung oleh BBPVP dan BPVP Kemnaker. Langkah ini diambil agar pemuda dari daerah terpencil tetap bisa mengakses pelatihan tanpa harus merantau ke kota besar.
Pendaftaran program ini berlangsung hingga 9 Juni 2026 melalui portal SIAPkerja dan Skillhub Kemnaker. Setelah pendaftaran ditutup, proses seleksi peserta akan berlangsung pada 10–17 Juni 2026, dan pengumuman hasil seleksi dijadwalkan pada 18 Juni 2026. Adapun kick off dan orientasi pelatihan akan dimulai pada 22 Juni 2026.
Peserta yang dinyatakan lolos seleksi akan mendapatkan berbagai fasilitas pendukung. Selain pelatihan dan makan siang gratis, Kemnaker juga menyediakan bantuan transportasi, perlindungan BPJS Ketenagakerjaan (JKK dan JKM), serta fasilitas asrama bagi peserta yang memenuhi kriteria. Setiap peserta juga akan memperoleh sertifikat pelatihan dan sertifikat kompetensi dari BNSP.
Bagi pemuda Gorontalo yang ingin meningkatkan kompetensi kerja, program ini menjadi salah satu pintu masuk untuk mendapatkan keterampilan yang diakui secara nasional. Meski Gorontalo tidak masuk dalam daftar lokasi BPVP utama, peserta dapat mendaftar dan mengikuti pelatihan di UPTD BLK terdekat yang berada di bawah pembinaan BPVP Kendari atau BPVP Makassar.
Kemnaker mengimbau calon peserta untuk segera mendaftar melalui platform digital yang telah disediakan. Informasi lebih lanjut mengenai jadwal dan persyaratan dapat diakses melalui portal SIAPkerja dan Skillhub Kemnaker.