POHUWATO — Kehadiran Anggota DPD RI perwakilan Provinsi Gorontalo, Syarif Mbuinga, menjadi magnet utama dalam pembukaan Open Turnamen Catur Pohuwato Cup 2026. Di balik kehadirannya di arena luar ruangan tersebut, terselip cerita unik mengenai komitmen sang senator terhadap aspirasi warga di daerah pemilihannya.
Syarif mengungkapkan bahwa keputusannya untuk terbang ke Pohuwato berawal dari komunikasi singkat dengan Ketua Panitia Pohuwato Cup 2026, Wawin Wartabone. Telepon tersebut ia terima di tengah agenda rapat resmi kenegaraan yang sedang berlangsung di Jakarta baru-baru ini.
Telepon dari Gorontalo Jadi Prioritas Utama
Dalam sambutannya yang diiringi tawa hadirin, Syarif menceritakan bagaimana ia tidak bisa mengabaikan panggilan telepon dari kampung halamannya, meskipun sedang dalam situasi formal di ibu kota.
“Saya ada di Jakarta, sementara rapat, dia telepon. Pokoknya kalau telepon dari Gorontalo itu, mau dalam keadaan seperti apapun, walaupun istri marah-marah, tetap saya harus terima,” ujar Syarif Mbuinga di hadapan para peserta dan tamu undangan.
Komitmen tersebut membawanya kembali ke Bumi Panua untuk mendukung turnamen catur yang menjadi salah satu agenda olahraga bergengsi di pengujung semester pertama tahun 2026 ini.
Tantangan Bermain Simultan Lawan Pecatur Cilik
Tidak sekadar hadir sebagai tamu kehormatan, Syarif juga menyanggupi permintaan panitia untuk turun ke meja catur. Ia diminta melakukan partai simultan, yakni bertanding melawan beberapa pecatur junior sekaligus dalam satu waktu.
Syarif sempat berseloroh bahwa permintaan bermain simultan melawan para junior adalah sebuah kejutan yang tidak ia duga sebelumnya saat menerima telepon dari Wawin Wartabone.
“Sedang rapat saya, beliau (Wawin) telepon. Tidak tahu beliau sampaikan tentang event ini dan beliau minta saya simultan dengan junior-junior. Ini kan, aduh. Pelanggaran. Pelanggaran etika itu deh,” katanya berkelakar.
Meski mengaku terkejut, Syarif tetap menyanggupi tantangan tersebut sebagai bentuk motivasi bagi bibit muda pecatur lokal. Ia bahkan mengonfirmasi akan menyiapkan tambahan dana khusus sebagai apresiasi bagi para peserta junior yang berpartisipasi.
Turnamen Berhadiah Rp 60 Juta Diikuti Peserta Internasional
Pohuwato Cup 2026 tercatat diikuti oleh 183 peserta yang datang dari berbagai wilayah di Indonesia. Panitia mengonfirmasi bahwa turnamen ini juga menarik minat peserta internasional, yang mempertegas skala kejuaraan tersebut.
Turnamen yang berlangsung selama tiga hari, mulai 8 hingga 10 Mei 2026 ini, memperebutkan total bonus senilai Rp 60.000.000. Angka ini menjadi salah satu daya tarik utama bagi para pecatur profesional maupun amatir yang berlaga di Gorontalo.
Bagi masyarakat yang tidak bisa hadir langsung di lokasi, panitia menyediakan layanan siaran langsung melalui fanpage Facebook Wartanesia.id. Kehadiran tokoh sekelas Syarif Mbuinga di meja simultan diharapkan mampu meningkatkan gairah olahraga catur di tingkat akar rumput, khususnya bagi anak-anak di Kabupaten Pohuwato.