Pencarian

Bupati dan DPRD Pohuwato Turun ke Lokasi Tambang, Desak Perusahaan Buka Akses Jalan bagi Penambang dan Ojek

Senin, 18 Mei 2026 • 15:27:19 WIB
Bupati dan DPRD Pohuwato Turun ke Lokasi Tambang, Desak Perusahaan Buka Akses Jalan bagi Penambang dan Ojek
Bupati Pohuwato bersama DPRD meninjau lokasi tambang untuk menindaklanjuti keluhan masyarakat.

POHUWATO — Langkah itu diambil setelah keluhan masyarakat penambang dan ojek tambang di wilayah konsesi tak kunjung menemukan titik terang. Bupati Pohuwato Saipul Mbuinga, Wakil Bupati, Ketua DPRD, serta sejumlah anggota legislatif turun langsung ke lapangan pada Minggu (17/5/2026) untuk melihat kondisi riil dan berdialog dengan pihak perusahaan.

Dalam pertemuan di lokasi, Bupati Saipul menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak ingin persoalan ini berlarut-larut. Ia meminta perusahaan membuka akses jalan di titik-titik konsesi yang belum ada aktivitas pekerjaan.

“Kami datang langsung ke sini supaya bisa melihat kondisi nyata dan bicara dari hati ke hati. Harapan kami, perusahaan dapat membuka akses jalan di wilayah konsesi yang belum ada pekerjaan. Dengan begitu, masyarakat penambang dan ojek tambang bisa bekerja dengan aman tanpa mengganggu operasional perusahaan,” tegas Bupati dalam pernyataan yang diterima redaksi.

Potensi Konflik Jika Akses Tak Segera Dibuka

Menurut Saipul, jika akses jalan tidak segera direspons, potensi gesekan antara masyarakat dan pihak perusahaan akan terus muncul. Ia menilai situasi ini bisa mengganggu stabilitas daerah jika dibiarkan tanpa penyelesaian.

“Kita harus lihat sendiri, dengar langsung dari masyarakat dan perusahaan. Baru dari situ kita bisa ambil keputusan yang adil untuk semua pihak,” ujarnya.

Kunjungan ini bukan sekadar seremonial. Rombongan pemerintah dan DPRD menyusuri titik-titik yang selama ini menjadi sumber keluhan. Mereka berdialog terbuka dengan manajemen perusahaan di tengah lokasi tambang.

DPRD: Jangan Hanya Janji, Harus Ada Langkah Konkret

Sejumlah anggota DPRD yang hadir menyatakan komitmennya mengawal persoalan ini hingga tuntas. Mereka menekankan pentingnya kesepakatan yang mengikat antara perusahaan dan masyarakat.

“DPRD tidak akan tinggal diam. Kami siap menjadi jembatan agar ada kesepakatan yang mengikat antara perusahaan dan masyarakat. Tujuannya satu: masyarakat bisa bekerja, perusahaan tetap jalan, dan Pohuwato tetap aman,” ujar perwakilan legislatif di lokasi.

Para wakil rakyat itu juga menyampaikan langsung aspirasi warga dari daerah pertambangan. Mereka meminta perusahaan tidak hanya memberikan janji, tetapi segera merealisasikan akses jalan yang dibutuhkan.

Perusahaan Siap Kaji Teknis Pembukaan Akses

Pihak perusahaan menyambut baik kunjungan tersebut. Manajemen menyatakan akan melakukan kajian teknis untuk membuka akses jalan di titik-titik yang disepakati bersama. Mereka berharap komunikasi dengan pemerintah dan masyarakat terus berjalan baik agar tidak terjadi miskomunikasi di lapangan.

Kunjungan diakhiri dengan kesepakatan membentuk tim kecil. Tim ini akan turun kembali ke lokasi untuk memetakan titik akses jalan yang dibutuhkan masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Pohuwato berharap, dengan adanya akses yang jelas, aktivitas penambang dan ojek tambang bisa berjalan tertib, aman, dan tidak mengganggu operasional perusahaan.

Bagikan
Sumber: kabarsindikat.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks