BONE BOLANGO — Pemerintah Kabupaten Bone Bolango memastikan pemberangkatan ribuan peserta dalam ajang Pekan Nasional (Penas) Petani Nelayan XVI yang akan berlangsung di Provinsi Gorontalo pada Juni 2026. Kepala Dinas Pertanian Bone Bolango, Iwan, menyebut total peserta yang disiapkan mencapai 2.800 orang, terdiri dari petani binaan dan ASN di lingkup dinasnya.
Bukan Sekadar Pameran, Ini Momentum Strategis
Iwan menegaskan bahwa keikutsertaan Bone Bolango dalam Penas 2026 memiliki bobot lebih dari sekadar kegiatan seremonial. "Penas bukan sekadar kegiatan seremonial biasa, tetapi menjadi momentum besar untuk memperkuat sektor pertanian daerah," ujarnya kepada awak media, Senin lalu.
Menurutnya, ajang ini menjadi ruang bagi petani lokal untuk berjejaring, bertukar teknologi, dan menjalin kemitraan dengan pemangku kepentingan dari seluruh Indonesia. Hal ini dinilai krusial untuk mendongkrak produktivitas pertanian di Bone Bolango yang masih menghadapi tantangan akses pasar dan inovasi.
Fakta Singkat Penas 2026 Bone Bolango
- Total peserta yang disiapkan: 2.800 orang (petani dan ASN)
- Lokasi penyelenggaraan: Provinsi Gorontalo
- Jadwal pelaksanaan: Juni 2026
- Tujuan utama: memperkuat sektor pertanian dan memperluas jejaring petani lokal
Persiapan Matang dan Target Dampak Jangka Panjang
Pemkab Bone Bolango saat ini tengah melakukan pendataan dan pembekalan teknis bagi calon peserta. Iwan berharap, partisipasi massal ini tidak berhenti pada ajang pameran semata, melainkan menghasilkan kerja nyata sepulangnya ke daerah.
"Kami targetkan ada transfer pengetahuan dan teknologi yang bisa langsung diterapkan petani di lahan masing-masing. Itu ukuran keberhasilan kami," tambah Iwan.
Penas Petani Nelayan sendiri merupakan agenda nasional yang digelar setiap lima tahun sekali oleh Kementerian Pertanian. Untuk edisi XVI tahun 2026, Gorontalo ditunjuk sebagai tuan rumah setelah sebelumnya sukses digelar di Sumatera Barat dan Kalimantan Selatan.