GORONTALO — Seorang aparatur sipil negara di lingkungan Dinkes P2KB Provinsi Gorontalo mencatatkan rekor kedisiplinan yang langka. Zamir Abdussamad, yang memasuki masa pensiun pada Jumat (29/5/2026), mengaku tidak pernah mengajukan cuti kerja sejak diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) pada tahun 2007.
Rekam Jejak Tanpa Cuti Selama 19 Tahun
“Alhamdulillah saya sampai dengan memasuki pensiun belum pernah mengajukan cuti. Saya sampai dengan hari ini tidak lepas dari dukungan dan doa dari istri tercinta,” ungkap Zamir dalam acara pelepasan yang digelar di kantor Dinkes P2KB Provinsi Gorontalo.
Perjalanan karier Zamir dimulai dari tenaga honorer sebelum akhirnya diangkat menjadi PNS. Selama hampir dua dekade, ia tidak pernah mengambil hak cuti tahunan maupun cuti khusus, sebuah catatan yang dinilai luar biasa oleh pimpinan instansi.
Loyalitas Tanpa Pamrih Jadi Teladan ASN
Kepala Dinkes P2KB Provinsi Gorontalo, Anang S. Otoluwa, menegaskan bahwa dedikasi tanpa pamrih yang ditunjukkan Zamir telah memberikan kontribusi besar bagi instansi. Nilai kerja keras dan kesetiaan Om Utam diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh pegawai.
“Terima kasih atas pengabdian yang telah diberikan Om Utam selama ini. Saya juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh teman-teman yang telah memberikan apresiasi dan penghormatan pada hari ini. Semoga budaya kekeluargaan seperti ini terus terjaga di lingkungan Dinkes P2KB, sehingga setiap pertemuan maupun perpisahan selalu meninggalkan kesan yang baik dan penuh makna,” ujar Anang.
Budaya Kekeluargaan Jadi Pilar Pelayanan Kesehatan
Anang menambahkan bahwa suasana kerja yang harmonis dan penuh kekeluargaan merupakan salah satu pilar kekuatan utama Dinkes P2KB Provinsi Gorontalo dalam mengoptimalkan pelaksanaan tugas dan pelayanan kesehatan kepada masyarakat luas. Menurutnya, momentum pelepasan ini bukan sekadar seremoni perpisahan, melainkan pengingat akan pentingnya integritas ASN.
Sebagai bentuk penghormatan atas pengabdian Zamir, Kepala Dinas bersama pejabat administrator, pejabat fungsional, dan seluruh jajaran menyerahkan berbagai bingkisan tanda kasih di akhir kegiatan. Zamir kini resmi menikmati masa purnabakti setelah mengabdikan hampir seluruh usia produktifnya untuk pelayanan publik di Gorontalo.