Pencarian

Rp4,2 Triliun Disiapkan untuk Magang Nasional 2026, Kuota Peserta Naik 50 Persen

Senin, 29 Juni 2026 • 21:31:31 WIB
Rp4,2 Triliun Disiapkan untuk Magang Nasional 2026, Kuota Peserta Naik 50 Persen
Pemerintah siapkan anggaran Rp4,2 triliun untuk program Magang Nasional 2026 dengan kuota peserta 150 ribu orang.

JAKARTA — Pemerintah memastikan program Magang Nasional (MagangHub) 2026 berjalan dengan anggaran Rp4,2 triliun. Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menyebut kenaikan anggaran ini seiring bertambahnya jumlah peserta dari 100 ribu menjadi 150 ribu orang.

"Ini suatu hal, kabar baik buat adik-adik kita yang baru lulus dari perguruan tinggi," kata Yassierli dalam jumpa pers di Jakarta, Senin.

Pendaftaran Batch Pertama Dibuka 15 Juli

Untuk periode pertama, pemerintah menyediakan kuota 50 ribu peserta. Menteri Yassierli mengingatkan calon peserta untuk segera mempersiapkan diri karena pendaftaran hanya dibuka selama dua pekan.

"Untuk pendaftaran peserta, ini yang mungkin ditunggu-tunggu, yaitu dibuka pada 15-28 Juli. Jadi masih ada kesempatan 2 minggu lagi," ujarnya.

Sementara itu, perusahaan yang ingin menjadi mitra penyelenggara magang wajib mendaftar dan melewati verifikasi paling lambat 15 Juli. Perusahaan diminta login ke platform MagangHub, mendaftar, dan mengunggah lowongan yang tersedia.

"Dua minggu ini kesempatan perusahaan untuk mereka login, register ke platform MagangHub, kemudian mem-posting lowongan magang yang dibuka. Silahkan para perusahaan, kementerian dan lembaga memanfaatkan kesempatan ini," kata Yassierli.

Verifikasi dan Seleksi Ketat

Setelah pendaftaran peserta ditutup pada 28 Juli, proses verifikasi dan seleksi berlangsung pada 29 Juli hingga 5 Agustus. Pemerintah akan memeriksa kesesuaian lowongan dengan latar belakang pendidikan peserta.

"Yang akan kita verifikasi adalah terkait dengan apakah lowongan itu benar-benar cocok untuk lulusan perguruan tinggi," ujar Menaker.

Hasil seleksi diumumkan pada 7 Agustus, dan hari pertama magang batch I dimulai pada 10 Agustus 2026.

Uang Saku Setara UMK dan Perlindungan Sosial

Program ini dirancang untuk menjembatani lulusan perguruan tinggi dengan kebutuhan dunia kerja. Peserta akan menjalani magang selama enam bulan dan mendapatkan uang saku setara Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK).

Selain itu, pemerintah memberikan perlindungan sosial berupa Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JK). Setelah magang selesai, Kemnaker juga menyiapkan program sertifikasi kompetensi bagi peserta MagangHub.

Program Magang Nasional 2026 masuk dalam paket stimulus ekonomi semester II tahun ini. Pemerintah berharap program ini mampu memperkuat sektor ketenagakerjaan nasional dan menekan angka pengangguran terdidik.

Bagikan
Sumber: gorontalo.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks