Pencarian

Apple Bocorkan Jadwal Rilis MacBook Pro Entry-Level dengan Desain Baru dan Chip M7

Minggu, 05 Juli 2026 • 10:32:31 WIB
Apple Bocorkan Jadwal Rilis MacBook Pro Entry-Level dengan Desain Baru dan Chip M7
Apple siapkan MacBook Pro entry-level desain baru dengan chip M7 rilis musim semi 2027.

GORONTALO — Bocoran terbaru dari Mark Gurman, jurnalis Bloomberg yang kerap akurat soal produk Apple, mengungkap perubahan strategi yang tidak biasa. Alih-alih menunggu satu hingga dua tahun seperti generasi sebelumnya, Apple disebut akan mempercepat distribusi desain anyar MacBook Pro ke lini entry-level hanya dalam waktu enam bulan setelah peluncuran model high-end.

Jadwal Rilis yang Berbeda dari Kebiasaan

Menurut laporan Bloomberg, Apple saat ini menyiapkan tiga gelombang peluncuran MacBook Pro. Pada musim gugur 2026, Apple akan merilis MacBook Pro entry-level dengan chip M6 dan desain lama, bersamaan dengan model high-end bertenaga M5 Pro dan M5 Max yang hadir dengan desain baru.

Kemudian pada musim semi 2027, giliran MacBook Pro entry-level dengan kode nama K104 yang akan mendapatkan desain baru dan ditenagai chip M7. Model high-end dengan chip M7 Pro dan M7 Max baru menyusul pada musim gugur 2027.

Keputusan Apple untuk menghentikan pengembangan chip M6 generasi high-end dan langsung beralih ke M7 menjadi alasan di balik jadwal yang tampak rumit ini.

Fitur Unggulan yang Dibawa

Desain anyar yang dimaksud bukan sekadar perubahan kosmetik. Laporan menyebutkan Apple akan merampingkan bodi MacBook Pro, mengganti panel layar dengan OLED yang mendukung input sentuh, serta kemungkinan menghadirkan fitur Dynamic Island yang selama ini eksklusif untuk iPhone.

Perubahan ini menjadi kabar baik bagi pengguna yang mengincar laptop Apple dengan spesifikasi tinggi namun memiliki budget terbatas. Alih-alih membayar lebih dari USD 2.500 (sekitar Rp 41,2 juta) untuk MacBook Pro M5 Pro edisi redesain, konsumen bisa menunggu hingga musim semi 2027 untuk mendapatkan desain serupa dengan harga entry-level.

Harga dan Ketersediaan

Bloomberg tidak menyebutkan angka pasti untuk MacBook Pro entry-level generasi baru. Namun, sebagai patokan, model entry-level MacBook Pro saat ini dibanderol USD 1.999 (sekitar Rp 33 juta). Sayangnya, harga tersebut sudah naik signifikan akibat krisis pasokan memori yang masih berlangsung.

Untuk pasar Indonesia, belum ada informasi resmi mengenai ketersediaan dan harga. Biasanya, produk MacBook Pro baru masuk ke Tanah Air satu hingga tiga bulan setelah perilisan global, dengan harga yang disesuaikan setelah pajak dan bea masuk.

Posisi Dibanding Pendahulu

Pola percepatan ini kontras dengan sejarah Apple sebelumnya. Ketika Apple memperkenalkan MacBook Pro 14 inci dengan chip M1 Pro dan M1 Max pada 2021, model entry-level masih menggunakan bodi 13 inci hingga 2023. Hal serupa terjadi pada desain 2016 yang membutuhkan waktu tiga tahun sebelum varian termurah mendapatkan Touch Bar.

Dengan jeda hanya setengah tahun, Apple memberikan sinyal bahwa lini entry-level kini mendapat perhatian setara dengan saudaranya yang lebih mahal. Ini bisa menjadi strategi untuk mempertahankan pangsa pasar di tengah persaingan laptop Windows yang makin agresif.

Bagi pengguna yang tidak terburu-buru, MacBook Pro entry-level redesain dengan chip M7 menjadi opsi paling menarik. Performa setara model high-end dengan desain terkini, namun di harga yang lebih ramah di kantong.

Bagikan
Sumber: 9to5mac.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks