Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail Wajibkan ASN Taat Bayar Pajak Kendaraan, Data Kendaraan Diperiksa Satu per Satu

Penulis: Saiful  •  Sabtu, 16 Mei 2026 | 22:28:00 WIB
Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail menegaskan ASN wajib taat bayar pajak kendaraan bermotor.

GORONTALO — Pemerintah Provinsi Gorontalo tidak lagi sekadar mengimbau, tetapi mulai memeriksa satu per satu data kepemilikan kendaraan ASN. Gubernur Gusnar Ismail menegaskan bahwa kepatuhan membayar Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) adalah bentuk tanggung jawab dan keteladanan aparatur kepada masyarakat.

ASN Wajib Jadi Contoh, Data Kendaraan Dicocokkan by Name by Address

Kepala Badan Pendapatan Daerah Provinsi Gorontalo, Danial Ibrahim, mengungkapkan bahwa pemadanan data kendaraan ASN secara by name by address tengah dilakukan. Monitoring berkala tingkat kepatuhan juga diperketat, tidak hanya untuk ASN dan P3K, tetapi juga tenaga outsourcing dan keluarga mereka.

"Pemerintah Provinsi Gorontalo terus mendorong terciptanya budaya taat pajak di lingkungan aparatur pemerintah. ASN dan seluruh aparatur pemerintah harus menjadi teladan positif bagi masyarakat," ujar Danial Ibrahim dalam keterangan yang diterima, pekan lalu.

Pelayanan Samsat Kini Bisa Diakses Tanpa Harus ke Daerah Asal Kendaraan

Kemudahan membayar pajak juga menjadi perhatian. Kepala Biro Organisasi Setda Provinsi Gorontalo, Heriyanto Uwete, menjadi salah satu contoh nyata. Ia membayarkan pajak kendaraannya melalui Gerai Inovasi Integrasi Samsat (GIIS) yang berlokasi di halaman Kantor Badan Pendapatan Daerah Provinsi Gorontalo.

Meskipun STNK kendaraannya beralamat di Kecamatan Lemito, Kabupaten Pohuwato, proses pembayaran tetap bisa dilakukan tanpa harus datang langsung ke daerah asal. "Pelayanan Samsat kini semakin mudah, cepat, nyaman, dekat, dan terintegrasi," kata Danial Ibrahim menambahkan.

GIIS Jadi Andalan Baru Optimalisasi PAD Gorontalo

Kehadiran GIIS merupakan bagian dari transformasi pelayanan publik Pemprov Gorontalo. Inovasi ini tidak hanya memudahkan wajib pajak, tetapi juga menjadi instrumen strategis untuk mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan memperkuat kemandirian fiskal daerah.

Pemerintah Provinsi Gorontalo berharap, melalui penguatan kepatuhan dan inovasi pelayanan, kesadaran masyarakat dalam membayar pajak kendaraan bermotor akan terus meningkat. "Pajak yang dibayarkan akan kembali untuk mendukung pelayanan publik, pembangunan infrastruktur, pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan masyarakat," tegas Gubernur Gusnar Ismail.

Reporter: Saiful
Sumber: dulohupa.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top