GORONTALO — Perkampungan masyarakat Bajo di Torosiaje, Kabupaten Pohuwato, menjadi tujuan utama rombongan touring YNCI Gorontalo yang dipimpin langsung Wakil Bupati Gorontalo Tonny S. Junus. Destinasi yang menyajikan panorama rumah panggung di atas laut dan budaya maritim itu diharapkan semakin dikenal luas setelah dikunjungi komunitas otomotif.
Potensi Wisata Bahari yang Belum Tergarap Maksimal
Torosiaje menyuguhkan pemandangan perairan dan deretan hunian khas suku Bajo yang membentang di atas permukaan laut. Keunikan ini, menurut Tonny, menjadi daya tarik tersendiri yang belum banyak terekspos ke publik nasional.
“Torosiaje punya daya tarik budaya dan keindahan alam yang luar biasa. Potensi seperti ini harus terus dipromosikan agar semakin dikenal dan mampu memberi dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar,” ujar Tonny dalam keterangannya.
Komunitas Motor Jadi Agen Promosi Daerah
Tonny menilai keterlibatan komunitas motor dalam kegiatan promosi wisata merupakan langkah strategis. Menurutnya, para peserta touring bisa menjadi duta informal yang menyebarkan cerita tentang destinasi Gorontalo ke berbagai daerah.
“Komunitas otomotif bisa menjadi bagian dari gerakan memperkenalkan destinasi unggulan Gorontalo ke tingkat yang lebih luas,” kata Tonny.
Kampanye Keselamatan Berkendara dan UMKM Lokal
Selain menikmati wisata bahari, rombongan YNCI juga mengampanyekan keselamatan berkendara selama perjalanan. Mereka turut mendorong promosi produk UMKM lokal yang berada di sekitar kawasan wisata Torosiaje.
Perwakilan YNCI Gorontalo menyebut kegiatan touring wisata akan terus menjadi agenda rutin komunitas. “Kami ingin menunjukkan bahwa komunitas motor bukan hanya soal touring, tetapi juga bisa berperan mempromosikan wisata daerah dan mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat,” ujar salah satu pengurus YNCI.
Langkah Kecil untuk Dampak Ekonomi Masyarakat Bajo
Kolaborasi antara pemerintah daerah dan komunitas otomotif ini diharapkan mampu mendongkrak kunjungan wisatawan ke Torosiaje. Dengan semakin banyaknya wisatawan yang datang, pelaku UMKM dan ekonomi kreatif di sekitar kampung laut bisa merasakan dampak langsung.
Perkampungan Bajo di Torosiaje sendiri selama ini lebih banyak dikenal di kalangan peneliti dan wisatawan petualang. Kehadiran rombongan YNCI menjadi sinyal bahwa destinasi ini mulai dilirik sebagai tujuan wisata reguler.