Pencarian

Banjir Bandang Biau Gorontalo Utara Rendam 3.034 Jiwa, Wagub Tinjau Lokasi dan Temukan Bronjong Rusak

Jumat, 29 Mei 2026 • 19:03:44 WIB
Banjir Bandang Biau Gorontalo Utara Rendam 3.034 Jiwa, Wagub Tinjau Lokasi dan Temukan Bronjong Rusak
Wagub Gorontalo Utara meninjau lokasi banjir bandang di Kecamatan Biau yang merendam lima desa.

GORONTALO UTARA — Banjir bandang yang menerjang Kecamatan Biau sejak Selasa malam menjelang Hari Raya Iduladha akibat hujan intensitas tinggi telah melumpuhkan aktivitas di lima desa. Data Posko Taruna Siaga Bencana (Tagana) Dinas Sosial dan Dukcapil Provinsi Gorontalo mencatat total 820 kepala keluarga atau 3.034 jiwa terdampak. Desa Bualo menjadi yang terparah dengan 212 KK (771 jiwa), disusul Desa Omuto 168 KK (562 jiwa), Desa Biau 188 KK (717 jiwa), Desa Didingga 200 KK (269 jiwa), dan Desa Luhuto 52 KK (715 jiwa).

Wagub Temukan Bronjong Sungai Digunting, Batu Dijual

Dalam kunjungannya, Wagub Idah bersama Bupati Gorontalo Utara Thariq Modanggu mendatangi kawasan Komunitas Adat Terpencil (KAT) yang dihuni 54 kepala keluarga. Ia berdialog langsung dengan warga dan memastikan kebutuhan dasar terpenuhi. Namun, di sela peninjauan, Idah mengungkapkan temuan mengejutkan: sejumlah kawat bronjong pengendali banjir sengaja dirusak.

“Saya mendapat informasi ada kawat bronjong yang digunting lalu batunya dijual. Hal ini bisa menyebabkan longsor dan memicu banjir. Saya mohon masyarakat bersama-sama menjaga fasilitas yang sudah dibangun pemerintah karena dampaknya untuk kita semua,” tegas Idah dalam pernyataan resmi yang diterima redaksi.

Dapur Umum Beroperasi, Layani 3.000 Penerima Manfaat

Pemerintah Provinsi Gorontalo bersama pemerintah kabupaten telah mengoperasikan dapur umum sejak hari pertama banjir. Wagub Idah menyebutkan, saat ini dapur umum melayani kurang lebih 3.000 penerima manfaat. Selain makanan siap saji, pemerintah juga menyalurkan bantuan air bersih layak konsumsi untuk membantu proses pemulihan.

“Perhatian utama pemerintah saat ini adalah memastikan pelayanan dasar bagi masyarakat tetap berjalan, terutama kebutuhan pangan dan air bersih selama masa tanggap darurat,” ujar Idah.

Warga Melahirkan di Puskesmas Saat Banjir, Wagub Temui Langsung

Setelah dari kawasan KAT, rombongan meninjau Puskesmas Biau. Di tempat itu, Wagub Idah menyempatkan diri bertemu dengan salah seorang warga yang melahirkan secara normal di tengah situasi banjir. Kunjungan dilanjutkan ke SMP Negeri 1 Biau yang juga terdampak banjir bandang. Wagub memastikan proses evakuasi dan pelayanan kesehatan tetap berjalan tanpa hambatan berarti.

Fakta Singkat Banjir Bandang Kecamatan Biau:

  • Total terdampak: 820 KK (3.034 jiwa) tersebar di 5 desa.
  • Desa terparah: Bualo (212 KK/771 jiwa) dan Biau (188 KK/717 jiwa).
  • Dapur umum: Beroperasi sejak hari pertama, melayani 3.000 penerima manfaat.
  • Fasilitas rusak: Kawat bronjong sungai digunting dan batunya dijual oleh oknum.

Wagub Idah mengajak masyarakat dan para pelaku usaha untuk turut membantu meringankan beban korban banjir. Pemerintah telah membangun berbagai fasilitas pengendali banjir seperti tanggul dan bronjong sungai, namun aksi perusakan masih terjadi. Ia menegaskan, kerja sama semua pihak diperlukan agar bencana serupa tidak terulang.

Bagikan
Sumber: berita.gorontaloprov.go.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks