BOALEMO — Atmosfer kompetisi langsung terasa di arena Selekda Muaythai Gorontalo. Sebanyak 36 partai mempertemukan petarung dari berbagai daerah di Provinsi Gorontalo untuk memperebutkan tiket menuju pemusatan latihan nasional.
Kejuaraan yang memperebutkan Piala Bergilir Kapolres Boalemo ini dibuka secara resmi oleh Kapolres Boalemo AKBP Firman Taufik, S.IK. Turut hadir mendampingi, Wakil Bupati Boalemo Lahmudin Hambali dan Sekretaris Umum KONI Provinsi Gorontalo, Adhi Pala.
12 Kelas Dipertandingkan, dari Junior Hingga Senior
Panitia menyiapkan 12 nomor kelas yang dipertandingkan. Kelas putri meliputi Junior 43 kg dan Senior 45 kg. Sementara untuk putra, kelas yang dipertandingkan adalah Pra Junior 43 kg, Junior 48 kg, serta Senior 45 kg, 48 kg, 51 kg, 56 kg, 63,3 kg, 65 kg, 67 kg, dan 71 kg.
Seluruh pertandingan dipimpin oleh dewan wasit dan juri bersertifikat internasional asal Sulawesi Utara, Daniel J. Sumampouw. Hal ini memastikan setiap laga berjalan sesuai standar aturan Muaythai nasional.
Bukan Sekadar Juara, Tapi Menyaring Atlet Nasional
Ketua Pengprov Muaythai Gorontalo, Mohamad Vini Sidiki, menegaskan bahwa seleksi ini bukan sekadar ajang mencari juara. Menurutnya, proses ini menjadi pintu masuk untuk menentukan atlet yang akan dipersiapkan menghadapi kompetisi level nasional.
“Kami berharap bibit-bibit unggul yang terjaring benar-benar dibina. Jangan berhenti di Selekda. Atlet harus terus berlatih, menjaga pola makan, dan disiplin,” ujar Vini saat pembukaan, Senin (13/7/2026).
Ia menambahkan, pelatih bersama Pengcab (Pengurus Cabang) harus aktif melakukan pembinaan. Sebab, atlet yang lolos menjadi tanggung jawab bersama menuju Porprov, Pra-PON, hingga PON.
Pembinaan Berkelanjutan Jadi Kunci Prestasi
Vini menekankan pentingnya membangun sistem pembinaan yang terukur. Ia mengingatkan agar Selekda tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, melainkan menjadi awal dari program pemusatan latihan yang berkelanjutan.
“Kami yakin dengan kerja keras atlet, pelatih, serta dukungan KONI, Muaythai Gorontalo mampu berbicara banyak di tingkat nasional dan mengharumkan nama daerah,” tegasnya.
Selekda ini menjadi langkah awal bagi Muaythai Gorontalo untuk membentuk tim terbaik. Target utamanya jelas: tampil kompetitif di PON Beladiri 2026 yang akan digelar di Manado, Sulawesi Utara, pada Oktober mendatang.