Pencarian

Spotify Buka Fitur Managed Account untuk Semua Pengguna, Tak Perlu Langganan Premium

Kamis, 16 Juli 2026 • 00:45:01 WIB
Spotify Buka Fitur Managed Account untuk Semua Pengguna, Tak Perlu Langganan Premium
Spotify resmi menghapus batasan fitur managed account, kini dapat diakses oleh semua pengguna tanpa perlu langganan Premium.

GORONTALO — Spotify resmi menghapus batasan yang membuat fitur managed account hanya bisa diakses pelanggan Premium Family. Kini, siapa pun dengan akun Spotify gratis bisa membuat akun khusus untuk anak mereka.

Apa Itu Managed Account dan Bedanya dengan Akun Biasa?

Managed account adalah tipe akun khusus yang dirancang untuk anak-anak. Orang tua bisa menyetel kontrol parental, menyaring konten eksplisit, memblokir artis atau lagu tertentu, serta mematikan fitur video dan Canvas.

Yang menarik, akun ini bersifat privat dan tidak bisa dicari (unsearchable). Anak hanya menggunakan avatar, bukan foto profil asli. Fitur pesan juga tidak tersedia.

Meski begitu, anak tetap mendapat playlist personal seperti Daylist dan Discover Weekly, plus Spotify Wrapped versi mereka sendiri — terpisah dari akun orang tua.

Anak Tak Perlu Punya HP Sendiri

Satu kelebihan yang jarang ada di layanan kompetitor: Spotify tidak mewajibkan anak memiliki ponsel sendiri. Setelah akun terkelola ditambahkan ke akun utama, keluarga bisa berganti-ganti akun di perangkat yang sama. Akun orang tua tetap dilindungi PIN.

Spotify menegaskan akun ini hanya untuk musik. Anak tidak bisa mengakses podcast atau audiobook dari akun tersebut.

Cara Membuat Managed Account

Untuk menyetelnya, pengguna bisa mengetuk "Add account" dari menu samping di halaman utama Spotify, lalu pilih "Add a child under 13".

Akan muncul layar yang menampilkan fitur dan kontrol yang tersedia. Orang tua bisa memilih apakah ingin mengizinkan konten eksplisit (penyaringan aktif secara bawaan) atau mengaktifkan video dan Canvas (penyaringan mati secara bawaan).

Kapan Tersedia di Indonesia?

Untuk saat ini, fitur ini baru tersedia di Amerika Serikat, Inggris, Australia, Prancis, Jerman, dan Belanda. Spotify berjanji akan memperluas ke lebih banyak negara di Eropa, Amerika Latin, dan kawasan lain.

Belum ada tanggal pasti untuk Asia, termasuk Indonesia. Tapi melihat pola ekspansi Spotify sebelumnya, bukan tidak mungkin fitur ini akan tiba di pasar lokal dalam beberapa bulan mendatang.

Yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Akun terkelola bisa dikonversi menjadi akun Spotify biasa setelah anak mencapai usia minimum di negaranya. Hingga anak berusia 18 tahun, orang tua harus menyetujui perubahan tersebut. Setelah 18 tahun, anak bisa melakukannya sendiri.

Spotify mengatakan pihaknya terus menerima masukan dari orang tua untuk menyempurnakan fitur ini. Jika kamu tertarik mencoba, tautan resmi Spotify menyediakan panduan lengkap.

Follow gorontalo24.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: 9to5mac.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks