Pencarian

Provinsi Gorontalo Lolos 15 Besar Indonesia Muslim Travel Index 2026, Siap Ikuti Validasi Data Kemenpar

Jumat, 31 Juli 2026 • 08:51:31 WIB
Provinsi Gorontalo Lolos 15 Besar Indonesia Muslim Travel Index 2026, Siap Ikuti Validasi Data Kemenpar
Provinsi Gorontalo resmi lolos ke 15 besar Indonesia Muslim Travel Index 2026.

GORONTALO — Provinsi Gorontalo resmi mengunci satu tempat di babak 15 besar peserta Indonesia Muslim Travel Index (IMTI) 2026. Kepastian ini datang langsung dari Kementerian Pariwisata melalui surat bernomor B/SD/7/UM.00.01/D.2.4/2026 yang diterbitkan pada 30 Juli 2026.

Di tahap ini, Gorontalo bersaing ketat dengan belasan daerah lain yang juga lolos kurasi. Sebelumnya, Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) telah menuntaskan pengumpulan dokumen dan data dukung sebagai syarat administrasi.

Validasi Data Jadi Penentu Langkah Berikutnya

Setelah dinyatakan lolos, Gorontalo tidak punya banyak waktu untuk beristirahat. Kementerian Pariwisata langsung mengundang perwakilan daerah untuk mengikuti Workshop Pengumpulan Data dan Evidence Kajian IMTI 2026 yang digelar secara daring pada 31 Juli 2026.

Workshop ini bertujuan menyamakan persepsi soal indikator penilaian. Seluruh data dan bukti pendukung yang dikirim nanti akan menentukan apakah Gorontalo mampu melaju ke babak final atau harus puas di posisi ini.

Kepala Disparpora: Ini Hasil Kerja Kolektif

Kepala Disparpora Provinsi Gorontalo, Sultan Kalupe, menegaskan bahwa capaian ini bukan kerja satu instansi. Menurutnya, keterlibatan organisasi perangkat daerah (OPD), pelaku industri pariwisata, akademisi, hingga komunitas menjadi kunci utama lolosnya Gorontalo dari tahap kurasi.

"Alhamdulillah, Gorontalo berhasil melewati tahapan awal seleksi dan masuk sebagai salah satu dari 15 provinsi peserta IMTI 2026. Capaian ini merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak dalam menyiapkan dokumen, data dukung, serta berbagai eviden yang menggambarkan kesiapan Gorontalo sebagai destinasi wisata ramah muslim," ujar Sultan Kalupe.

Apa yang Membuat Gorontalo Layak Masuk Daftar?

Penilaian IMTI tidak hanya melihat jumlah destinasi, tetapi juga kesiapan layanan ramah muslim secara menyeluruh. Indikator yang diukur mencakup ketersediaan makanan halal, fasilitas ibadah di tempat wisata, hingga kemudahan akses informasi bagi wisatawan muslim.

Gorontalo sendiri memiliki modal besar dengan kekayaan alam dan budaya yang khas. Kombinasi antara pantai, wisata bahari, serta tradisi masyarakat yang religius menjadi nilai tambah yang dinilai tim kurator dari Kementerian Pariwisata bersama Enhaii Halal Tourism Center (EHTC).

Target: Pertahankan Posisi hingga Tahap Akhir

Momentum ini dimanfaatkan maksimal oleh pemerintah daerah. Sultan Kalupe mengatakan, fokus saat ini adalah mempersiapkan proses validasi data dan evidence bersama Kementerian Pariwisata.

"Saat ini kami akan fokus mempersiapkan proses validasi data dan evidence bersama Kementerian Pariwisata. Seluruh OPD, pelaku industri pariwisata, akademisi, komunitas, hingga pemerintah kabupaten/kota akan terus kami libatkan agar seluruh indikator penilaian dapat dipenuhi secara optimal," tambahnya.

Ia berharap langkah ini mampu memperkuat posisi Gorontalo sebagai destinasi wisata ramah muslim di Indonesia. Jika berhasil melewati validasi, bukan tidak mungkin Gorontalo masuk dalam jajaran provinsi dengan ekosistem pariwisata halal terbaik nasional pada IMTI 2026.

Follow gorontalo24.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: berita.gorontaloprov.go.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks