BONE BOLANGO — Sebanyak 30 orang dari Komunitas Diver Santuy, Komunitas Penggerak Konservasi, dan mahasiswa Universitas Negeri Gorontalo (UNG) turun ke laut untuk melakukan transplantasi terumbu karang di Pantai Botutonuo. Aksi ini digelar bersamaan dengan peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia, Minggu pagi.
Ketua Komunitas Diver Santuy, Hidayat Bachtiar, mengatakan penanaman 81 bibit karang tersebut bersifat simbolis. Namun, sepanjang Agustus ini, komunitasnya telah menanam lebih dari seribu bibit di lokasi yang sama.
Jenis Karang dan Manfaat Ekologis bagi Warga Pesisir
"Selain kampanye lingkungan, setidaknya kami ingin menyampaikan kepada masyarakat sekitar bahwa pentingnya keberadaan terumbu karang, dengan melestarikan terumbu karang secara otomatis ikan akan bertambah, kemudian secara ekologis akan banyak hewan yang akan berkembang biak," ujar Hidayat kepada awak media.
Hidayat menjelaskan, terumbu karang yang ditanam memiliki beragam jenis. Secara fisik, keberadaan karang juga berfungsi sebagai pemecah ombak alami yang melindungi garis pantai dari abrasi.
Mahasiswa KKN UNG Ikut Membersihkan Sampah di Dasar Laut
Dalam kesempatan yang sama, mahasiswa UNG yang tengah menjalankan program KKN di desa tersebut turut melakukan aksi bersih-bersih pantai. Nurhayati M. Napu, salah satu mahasiswa yang terlibat, mengungkapkan bahwa sampah yang ditemukan di dasar laut didominasi oleh limbah rumah tangga.
"Tadi di dalam laut juga kami ada pungut sampah, kalau dilihat tadi itu didominasi sampah rumah tangga, karena dekat pemukiman masyarakat. Sampai dengan saat ini ya sampah itu belum bisa diolah dengan baik," ungkap Egarian Hilala, mahasiswa KKN lainnya.
Menurut mereka, Pantai Bototunuo yang menjadi salah satu spot wisata di Gorontalo harus dijaga kebersihannya. Rencananya, program kerja KKN dua minggu ke depan akan kembali menggelar transplantasi terumbu karang di lokasi yang sama.
Refleksi Perjuangan Modern Menjaga Maritim Indonesia
Pemerhati Kelautan dan Wisata Bahari Gorontalo, Gusnar Lubis Ismail, menilai kegiatan ini merupakan wujud refleksi perjuangan modern dalam menjaga maritim Indonesia. Transplantasi terumbu karang dan aksi bersih pantai dinilai sebagai langkah nyata menjaga sektor perikanan dan kelestarian alam Gorontalo di momen kemerdekaan.