Pencarian

HUT ke-81 RI di Gorontalo: Bendera Lusuh di Halaman Rumah Jadi Simbol Harapan di Tengah Keterbatasan Ekonomi

Senin, 17 Agustus 2026 • 17:03:31 WIB
HUT ke-81 RI di Gorontalo: Bendera Lusuh di Halaman Rumah Jadi Simbol Harapan di Tengah Keterbatasan Ekonomi
Bendera Merah Putih lusuh tetap berkibar di halaman rumah warga Gorontalo saat peringatan HUT ke-81 RI.

GORONTALO — Semangat memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Gorontalo tampak dari berbagai lapisan masyarakat. Di sejumlah rumah, Sang Saka Merah Putih tetap berkibar meski kondisinya tidak lagi sempurna; warnanya mulai pudar, kainnya lusuh, bahkan sebagian telah robek.

Pemandangan ini kontras dengan kemeriahan perayaan yang biasanya identik dengan bendera baru dan ornamen berwarna-warni. Namun, bagi sebagian warga, keterbatasan ekonomi menjadi alasan utama mereka tak mampu mengganti bendera lamanya dengan yang baru.

Makna di Balik Kain yang Lusuh

Potongan lirik lagu Iwan Fals, "Lusuhnya kain bendera di halaman rumah kita, bukan satu alasan untuk kita tinggalkan," seakan relevan menggambarkan situasi ini. Frasa tersebut dimaknai sebagai pengingat bahwa kecintaan terhadap negeri tidak seharusnya luntur hanya karena keadaan belum sesuai harapan.

Justru dari keadaan yang belum sempurna itulah semangat untuk memperbaiki bangsa harus terus digelorakan. Bendera yang tetap dipasang, sekalipun dalam kondisi apa adanya, menjadi penanda bahwa harapan untuk Indonesia bangkit tidak pernah hilang dari hati warganya.

Antara Pesimisme dan Optimisme Menyambut Program Pemerintah

Di tengah perayaan, masih ada sebagian masyarakat yang menjalani hari-hari tanpa kemeriahan, bahkan memilih tidak memasang bendera. Beragam alasan melatarbelakangi, mulai dari sekadar lupa hingga kesengajaan, dan hal ini menjadi bagian dari wajah Indonesia yang beragam.

Namun, di balik itu semua, muncul kekhawatiran akan ketahanan bangsa menghadapi gelombang persoalan, terutama di tengah kondisi ekonomi yang belum menentu. Meski ada yang pesimistis terhadap berbagai program strategis pemerintahan Prabowo, tidak sedikit pula yang tetap optimistis bahwa Indonesia mampu bangkit.

Kerja dan Perjuangan Kunci Membangun Negeri

Perbedaan pandangan dalam menyikapi kebijakan pemerintah merupakan hal wajar dalam kehidupan demokrasi. Namun, semangat membangun negeri seharusnya tetap menjadi kepentingan bersama yang mengedepankan kolaborasi, bukan saling menjatuhkan.

Masyarakat Gorontalo menilai bahwa keberhasilan dan kesuksesan tidak lahir dari sikap berpangku tangan. Prinsip bahwa tidak ada keberhasilan tanpa perjuangan menjadi pegangan, bahwa Indonesia membutuhkan lebih banyak tangan yang bergandengan untuk memperbaiki keadaan.

Kemerdekaan bukan hanya tentang perayaan yang meriah, melainkan bagaimana menjaga harapan dan terus bekerja agar kehidupan masyarakat semakin baik. Selama Sang Merah Putih masih ada yang memasangnya, sekalipun lusuh, kecintaan terhadap Indonesia dinilai belum hilang.

Follow gorontalo24.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: mimoza.tv

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks