Pencarian

Bupati Gorontalo Utara Ajak Pelajar Tanam Empat Jenis Bibit Durian di Tolinggula, Target Satu Warga Sepuluh Pohon

Jumat, 28 Agustus 2026 • 09:51:31 WIB
Bupati Gorontalo Utara Ajak Pelajar Tanam Empat Jenis Bibit Durian di Tolinggula, Target Satu Warga Sepuluh Pohon
Bupati Gorontalo Utara Thariq Modanggu memimpin penanaman empat jenis bibit durian di Desa Cempaka Putih, Kecamatan Tolinggula, Kamis.

Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara menggencarkan gerakan menanam satu orang sepuluh pohon atau One Man Ten Tree di Kecamatan Tolinggula, dengan menanam empat jenis bibit durian unggulan di Desa Cempaka Putih. Bupati Thariq Modanggu menyebut langkah ini sebagai investasi jangka panjang untuk ekonomi daerah dan kelestarian lingkungan.

GORONTALO UTARA — Empat jenis bibit pohon durian ditanam di Desa Cempaka Putih, Kecamatan Tolinggula, Kabupaten Gorontalo Utara, Provinsi Gorontalo, Kamis. Kegiatan ini merupakan bagian dari gerakan menanam yang digelorakan pemerintah daerah sebagai investasi masa depan.

Bupati Gorontalo Utara Thariq Modanggu memimpin langsung aksi tanam tersebut bersama kepala dinas, kepala desa, kepala sekolah, dan para murid Sekolah Dasar Negeri 10 Desa Cempaka Putih. Gerakan ini mengusung slogan satu orang menanam sepuluh pohon atau One Man Ten Tree.

"Hari ini empat jenis bibit pohon durian, di antaranya durian Musa King kami tanam, Bismillah semoga nanti bisa tumbuh subur dan berbuah lebat," kata Thariq di Gorontalo Utara, Kamis.

Desa Ujung Barat yang Berbatasan dengan Sulawesi Tengah

Desa Cempaka Putih merupakan wilayah paling ujung di Kabupaten Gorontalo Utara, tepatnya di bagian barat yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Buol, Provinsi Sulawesi Tengah. Pemilihan lokasi ini dinilai strategis karena kondisi alamnya disebut sangat cocok untuk budidaya durian.

Thariq menuturkan, wilayah Tolinggula identik dengan kesejukan dan keindahan alam yang mendukung pertumbuhan tanaman durian. Ia pun meyakini bibit yang ditanam akan tumbuh subur dan memberikan manfaat besar bagi masyarakat setempat.

Membangun Kesadaran Lingkungan Sejak Dini

Keterlibatan para siswa sekolah dasar dalam kegiatan ini bukan tanpa alasan. Pemerintah daerah ingin menanamkan pengetahuan dan kesadaran akan pentingnya lingkungan hijau sejak usia dini, tidak sekadar melalui teori di ruang kelas.

Anak-anak diajak terlibat langsung memegang tanah dan menanam bibit pohon. Dengan begitu, mereka merasakan pengalaman nyata berkontribusi pada kelestarian alam sekaligus memahami nilai ekonomi dari menanam pohon.

Durian Tolinggula Incaran Pembeli hingga Jutaan Rupiah

Gerakan menanam ini memiliki prospek ekonomi yang menjanjikan. Menurut Thariq, durian asal Tolinggula telah memiliki pasar lokal bahkan dikenal hingga Nusantara karena rasanya yang enak dan khas.

Saat musim berbuah tiba, masyarakat biasanya menjual durian secara borongan. Pembeli datang langsung dan membayar sesuai jumlah pohon atau banyaknya buah yang dipanen, dengan nilai transaksi yang bisa mencapai jutaan rupiah per pohon.

"Saya mendorong masyarakat untuk rajin menanam pohon durian maupun buah-buahan lainnya yang potensial memiliki nilai ekonomis tinggi. Selain itu, menanam pohon pasti akan menyelamatkan lingkungan sampai nanti diwariskan ke generasi berikutnya," ujar Thariq.

Sebelumnya, gerakan serupa telah berjalan masif di pusat ibu kota kabupaten, Kecamatan Kwandang. Kegiatan itu melibatkan bupati, wakil bupati, DPRD setempat, serta seluruh aparatur pemerintah daerah, dan kini diperluas ke seluruh wilayah kecamatan.

Follow gorontalo24.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: gorontalo.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks