BOALEMO — Peluncuran portal BOALEMO PAHAM menjadi penanda komitmen Pemerintah Kabupaten Boalemo untuk merapikan ekosistem data yang selama ini tersebar di berbagai perangkat daerah. Platform ini dirancang untuk menghubungkan seluruh produsen data di lingkungan pemkab, sehingga proses perencanaan dan pengambilan keputusan tidak lagi bergantung pada data yang tumpang tindih.
Kepala Diskominfotik Provinsi Gorontalo, Trizal Entengo, mengapresiasi langkah Pemkab Boalemo yang dinilainya konkret dalam membangun integrasi data. Menurutnya, kehadiran portal ini bukan sekadar memindahkan data ke sistem digital, melainkan mengubah cara kerja birokrasi dalam mengelola informasi.
Bukan Sekadar Portal, tapi Pembenahan Proses Bisnis
Trizal menegaskan bahwa keberhasilan BOALEMO PAHAM tidak hanya bergantung pada teknologi, tetapi juga pada pembenahan proses bisnis dan standardisasi data. Hal ini mencakup penguatan metadata, kode referensi, mekanisme pertukaran data, hingga peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) pengelola data di setiap perangkat daerah.
“Portal BOALEMO PAHAM diharapkan bisa menjadi instrumen untuk menghubungkan dan mengintegrasikan data yang dihasilkan oleh perangkat daerah di Boalemo. Harapannya bisa mempermudah Kabupaten Boalemo dalam SDI dan Satu Data Pemerintahan Dalam Negeri sehingga dapat mendukung kebutuhan perencanaan dan pengambilan keputusan,” ujar Trizal.
Integrasi dengan Ekosistem Data Provinsi Gorontalo
Pengembangan portal ini juga membuka peluang untuk memperkuat sinergi dengan pemerintah provinsi. Data yang dikelola melalui BOALEMO PAHAM nantinya dapat terintegrasi dengan Open Data Gorontalo (PENTAGON), sebuah ekosistem data milik Pemerintah Provinsi Gorontalo.
Integrasi ini dinilai penting untuk memastikan alur data berjalan utuh, mulai dari produsen data di tingkat kabupaten hingga pemanfaatannya untuk kebutuhan pembangunan di tingkat provinsi. Dengan begitu, kebijakan yang diambil oleh pemerintah tidak lagi berdasarkan asumsi, melainkan data yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.
“Dengan hadirnya portal data, Boalemo tidak hanya membangun sebuah portal, tetapi mulai membangun mekanisme integrasi data dari produsen data hingga pemanfaatan data untuk pembangunan,” jelasnya.
Workshop Dua Hari untuk Penguatan Kapasitas
Peresmian portal ini dirangkaikan dengan Workshop Pembinaan dan Pengawasan Satu Data Daerah Kabupaten Boalemo yang berlangsung selama dua hari, 27-28 Agustus 2026. Kegiatan ini digelar berkolaborasi dengan SKALA, sebuah program yang fokus pada penguatan tata kelola pemerintahan dan data di daerah.
Workshop ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kualitas statistik sektoral dan kelembagaan data di Boalemo. Para peserta, yang terdiri dari perwakilan perangkat daerah, dibekali pemahaman tentang standar data, metadata, dan mekanisme berbagi pakai data agar implementasi Satu Data Indonesia berjalan efektif di lapangan.