3 Dampak Buruk Begadang dan Makan Larut Malam bagi Kesehatan Tubuh, Warga Gorontalo Perlu Waspada

Penulis: Fajar  •  Jumat, 29 Mei 2026 | 19:03:46 WIB
Warga Gorontalo diimbau mengurangi begadang dan makan larut malam demi kesehatan optimal.

GORONTALO — Kebiasaan begadang dan menyantap makanan di larut malam menjadi pola hidup yang sulit dihindari sebagian warga Gorontalo, terutama di kalangan pekerja dan pelajar. Namun, di balik rutinitas itu, risiko gangguan kesehatan mengintai jika tidak segera dikendalikan. Dokter di Kota Gorontalo mengingatkan bahwa tubuh memiliki jam biologis yang harus dihormati agar tetap berfungsi optimal.

Mengapa Cahaya Lampu dan Ponsel Mengganggu Kualitas Tidur?

Paparan cahaya buatan, terutama dari televisi dan ponsel, menjadi salah satu pemicu utama sulit tidur. Pada malam hari, cahaya lampu sebaiknya diredupkan dan penggunaan televisi maupun ponsel dihentikan beberapa jam sebelum tidur. Langkah sederhana ini membantu otak memproduksi hormon melatonin yang mengatur siklus tidur.

Jika kebiasaan ini diabaikan, risiko insomnia dan gangguan metabolisme meningkat. Warga yang sering begadang juga lebih rentan mengalami kenaikan berat badan karena pola makan yang tidak teratur.

3 Dampak Utama Begadang dan Makan Larut Malam

  • Gangguan Metabolisme: Makan di larut malam membuat sistem pencernaan bekerja ekstra keras saat seharusnya beristirahat, memicu penumpukan lemak dan risiko diabetes.
  • Penurunan Kualitas Tidur: Cahaya biru dari ponsel menghambat produksi melatonin, menyebabkan tidur tidak nyenyak dan tubuh lelah saat bangun.
  • Gangguan Konsentrasi: Kurang tidur kronis menurunkan fungsi kognitif, mengganggu produktivitas kerja dan belajar warga Gorontalo.

Langkah Sederhana yang Bisa Dilakukan Warga Gorontalo

Perubahan kecil dalam rutinitas malam hari bisa membawa dampak besar bagi kesehatan. Dokter menyarankan untuk mulai mengurangi intensitas cahaya ruangan sejak pukul 20.00 WITA dan mengganti aktivitas ponsel dengan membaca buku atau meditasi ringan. Hindari juga makanan berat setidaknya dua jam sebelum tidur agar sistem pencernaan tidak terbebani.

Kebiasaan ini jika diterapkan secara konsisten, dapat membantu warga Gorontalo menjaga kesehatan jangka panjang tanpa perlu mengubah gaya hidup secara drastis. Kesadaran akan pentingnya pola tidur yang baik menjadi kunci utama menghindari risiko penyakit degeneratif di masa depan.

Reporter: Fajar
Sumber: gorontalopost.jawapos.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top