Pencarian

Disparpora Bone Bolango Terapkan Jam Malam di Wisata Hiu Paus Botubarani, Ini Aturan Baru saat Cuaca Ekstrem

Jumat, 31 Juli 2026 • 08:54:31 WIB
Disparpora Bone Bolango Terapkan Jam Malam di Wisata Hiu Paus Botubarani, Ini Aturan Baru saat Cuaca Ekstrem
Petugas memantau aktivitas wisata di kawasan Hiu Paus Botubarani, Bone Bolango, Gorontalo, Kamis (tanggal).

GORONTALO — Aktivitas wisata di Bone Bolango kini dibatasi jam operasionalnya. Disparpora Bone Bolango bersama Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) menyepakati langkah antisipasi dengan menutup akses ke objek wisata yang berisiko tinggi pada siang hari, menyusul terpaan angin kencang dan suhu panas yang mencapai 30 derajat Celcius.

Aturan Baru di Tengah Cuaca Ekstrem

Kepala Disparpora Bone Bolango Muhammad Yamin Abbas mengatakan, larangan masuk ini berlaku khusus untuk kawasan wisata yang rawan terdampak angin kencang. Keputusan tersebut diambil dalam rapat koordinasi yang dihadiri Sekretaris Dinas dan Kepala Bidang Pariwisata, salah satunya di lokasi wisata Hiu Paus Botubarani.

"Pemberlakuan larangan masuk ke objek wisata yang rawan mulai pukul 10.00 WITA sampai sore hari karena faktor angin kencang dan suhu panas yang ekstrem," ujar Yamin di Gorontalo, Kamis.

Pemerintah daerah juga mengimbau masyarakat pesisir yang memanfaatkan fasilitas laut untuk terus memantau perkembangan cuaca. Imbauan ini dikeluarkan demi keselamatan bersama di tengah kondisi alam yang tidak menentu.

Kunjungan Wisatawan Anjlok, Aktivitas Bergeser ke Pagi Hari

Dampak cuaca ekstrem sudah terasa nyata di lapangan. Dari pemantauan Disparpora, kawasan wisata pantai kini hanya ramai pada pukul 06.00 WITA sampai 07.00 WITA. Setelah pukul 08.00 WITA hingga sore, aktivitas wisatawan berkurang drastis.

Kondisi serupa terjadi di sektor wisata bahari. Meski air laut terkadang terlihat stabil, pengunjung mulai meninggalkan lokasi setelah pukul 08.00 WITA atau 09.00 WITA. Hembusan angin kencang yang muncul di atas pukul 11.00 WITA memicu gelombang tinggi yang membahayakan keselamatan.

Pada sore hari, pergerakan wisatawan praktis hanya terpusat di kawasan Danau Perintis.

Debit Air Menyusut, Destinasi Andalan Terdampak

Cuaca panas yang berkepanjangan tidak hanya mengganggu kenyamanan, tetapi juga mengubah wajah destinasi unggulan. Disparpora mencatat penurunan debit air yang signifikan di destinasi wisata berbasis air.

"Khusus destinasi wisata berbasis air seperti Danau Perintis dan Pemandian Lombongo, penurunan debit air terpantau sudah sangat jauh dari kondisi normal," kata Yamin.

Suhu panas yang hampir rata-rata mencapai 30 derajat Celcius ini dinilai sangat mengganggu kenyamanan pengunjung. Kondisi tersebut berpengaruh langsung pada semakin berkurangnya jumlah kunjungan ke tempat wisata.

Inovasi untuk Pertahankan Status Destinasi Terbaik

Meski cuaca sedang tidak bersahabat, Disparpora Bone Bolango tidak tinggal diam. Berbagai inovasi terus digencarkan untuk memitigasi penurunan kunjungan wisatawan.

Langkah ini diambil agar Bone Bolango tetap menjadi daerah dengan destinasi wisata terbaik di Gorontalo. Koordinasi ketat dengan Pokdarwis menjadi kunci utama dalam memastikan keselamatan pengunjung sekaligus menjaga keberlangsungan sektor pariwisata lokal di tengah tantangan alam.

Follow gorontalo24.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: gorontalo.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks