GORONTALO — Kota Batu tak pernah sepi dari atraksi, tapi akhir pekan ini (30 Juli–1 Agustus 2026) berbeda. Ada dua magnet besar yang bekerja bersamaan: atraksi budaya kolosal dan kejuaraan olahraga udara bertaraf internasional. Kepala Dinas Pariwisata Kota Batu, Onny Ardianto, menyebut padatnya agenda di berbagai titik lokasi menjadi pemicu utama tingginya mobilitas pengunjung dari dalam maupun luar daerah.
"Berdasarkan pemetaan dan potensi daya tarik acara, pergerakan wisatawan yang masuk serta beraktivitas di Kota Batu diprediksi mampu menembus sekitar angka 1 juta orang," ujar Onny saat dikonfirmasi.
Parade Bantengan Nuswantoro: Ribuan Penonton dan Peserta dari 7 Negara
Magnet utama yang menyedot massa adalah parade budaya Bantengan Nuswantoro. Ajang tahunan ini bukan sekadar pawai seni, melainkan perhelatan budaya yang melibatkan seniman lokal Malang Raya dan Jawa Timur. Yang membuatnya istimewa, atraksi ini juga diikuti peserta dari Malaysia, Jepang, Australia, Chili, Meksiko, Kolombia, hingga India.
Panggung hiburan musik di Batu Night Spectacular turut melengkapi suasana malam, sementara Jambore Vespa di Pujon dan ajang lari Nilaya Run di Oro-Oro Ombo menambah variasi pilihan aktivitas bagi pengunjung dengan minat berbeda.
Sport Tourism di Gunung Banyak: Paralayang Kelas Internasional
Bagi pencinta olahraga udara, Kejuaraan Paralayang di kawasan Gunung Banyak menjadi daya tarik tersendiri. Deretan atlet top dari Indonesia, Malaysia, India, dan Thailand akan ambil bagian dalam kompetisi ini. Pemandangan paralayang yang melayang di atas lembah Kota Batu bisa disaksikan langsung dari titik-titik tertentu di kawasan tersebut.
Akomodasi dan Dampak Ekonomi Lokal
Gelombang kedatangan wisatawan ini dipastikan berdampak langsung pada perekonomian masyarakat. Okupansi hotel di Kota Batu diprediksi naik signifikan, dan perputaran uang di sektor UMKM serta pusat oleh-oleh diproyeksikan meningkat tajam.
"Ini tentunya menjadi angin segar bagi ekosistem pariwisata di Kota Batu, mulai dari tingkat okupansi hotel hingga perputaran ekonomi pelaku UMKM dan pusat oleh-oleh," pungkas Onny.
Bagi Anda yang berencana menikmati akhir pekan di Batu, disarankan memesan akomodasi jauh-jauh hari dan berangkat lebih awal untuk menghindari kepadatan di jalur utama menuju kawasan wisata. Informasi terkini mengenai rekayasa lalu lintas dan jadwal acara dapat dikonfirmasi melalui akun resmi Dinas Pariwisata Kota Batu.