GORONTALO — Tenaga kesehatan dan kader di Desa Isimu Selatan kini memiliki alat bantu baru untuk memantau kondisi ibu hamil. Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKN-PK) Universitas Negeri Gorontalo (UNG) mengenalkan Website Siaga Bumil melalui pelatihan yang digelar di desa tersebut.
Pelatihan ini tidak hanya memperkenalkan platform, tetapi juga mengajak bidan dan kader mempraktikkan langsung fitur-fitur yang tersedia. Mereka diajak mengakses website, mengisi formulir skrining, hingga membaca hasil pengelompokan risiko kehamilan.
Skrining Kesehatan dan Pengelompokan Risiko Kehamilan
Salah satu fitur utama Website Siaga Bumil adalah skrining kesehatan ibu hamil. Data yang terkumpul dari skrining ini kemudian digunakan untuk mengelompokkan ibu hamil berdasarkan tingkat risiko: rendah, sedang, dan tinggi.
“Pengelompokan ini diharapkan dapat menjadi gambaran awal bagi bidan dan kader dalam menentukan pemantauan serta tindak lanjut yang diperlukan,” jelas Koordinator Desa (Kordes), Mohamad Fajar Opaladu.
Fajar menambahkan, fitur tersebut dirancang agar tenaga kesehatan lebih mudah mengenali kondisi ibu hamil berdasarkan hasil skrining. “Pengelompokan tersebut ditujukan sebagai dasar awal bagi tenaga kesehatan dan kader dalam melakukan pemantauan serta menentukan tindak lanjut sesuai dengan kondisi ibu hamil,” ungkapnya.
Materi Edukasi dan Layanan Konsultasi Bidan
Selain skrining, website ini menyediakan materi edukasi seputar kehamilan. Informasi yang tersedia mencakup konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD), pencegahan stunting sejak masa kehamilan, hingga penggunaan obat yang aman bagi ibu hamil.
Website Siaga Bumil juga dilengkapi fitur kontak bidan. Melalui fitur ini, ibu hamil dapat berkomunikasi atau berkonsultasi dengan tenaga kesehatan ketika mengalami keluhan atau membutuhkan tindak lanjut.
“Dengan begitu, pemanfaatan teknologi tidak berhenti pada penggunaan aplikasi atau website semata, tetapi dapat terhubung dengan sistem pemantauan kesehatan dan kontak para bidan,” pungkas Fajar.
Dukungan Pemerintah Desa untuk Pemantauan Kesehatan Ibu
Kegiatan ini mendapat dukungan dari Pemerintah Desa Isimu Selatan. Kepala Desa Isimu Selatan, Iwus H. Madja, S.Pd.I., S.H., turut hadir bersama aparat desa dalam pelatihan tersebut.
Melalui pelatihan ini, mahasiswa KKN-PK UNG berharap Website Siaga Bumil dapat terus dimanfaatkan sebagai media informasi dan pendukung deteksi dini risiko kehamilan di Desa Isimu Selatan. Kolaborasi ini diharapkan membuat pemantauan ibu hamil menjadi lebih terarah dan mendorong masyarakat lebih aktif memperhatikan kesehatan ibu sejak masa kehamilan.