BOALEMO — Kunjungan kerja Bupati Boalemo Rum Pagau ke Kecamatan Tilamuta disambut langsung para kepala sekolah penerima program. Revitalisasi menyentuh rehabilitasi bangunan hingga pembangunan fasilitas baru di tiap sekolah.
Besaran anggaran yang diterima setiap sekolah bervariasi, disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing. Program ini menyasar tiga jenjang sekaligus: TK, SD, dan SMP.
Mengapa APBD Boalemo Disebut Tidak Sanggup Biayai Perbaikan Sekolah
Rum menyebut revitalisasi ini sebagai kesempatan besar bagi Boalemo. Menurutnya, pemerintah daerah akan kesulitan jika harus mengandalkan APBD untuk memperbaiki sekolah dalam jumlah besar.
“Jika mengandalkan APBD, pemerintah daerah akan kesulitan karena membutuhkan anggaran yang sangat besar untuk perbaikan sekolah,” kata Rum.
Atas program tersebut, Rum menyampaikan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto dan Kemendikdasmen. Ia berharap program ini berdampak langsung pada kualitas sarana dan prasarana pendidikan di daerah.
Pendidikan Karakter Jadi Sorotan di Jenjang TK hingga SD
Selain persoalan bangunan fisik, Rum menekankan pentingnya pendidikan karakter sejak usia dini. Fokus ini terutama ditujukan pada jenjang TK hingga SD.
Menurutnya, anak-anak perlu dibekali karakter yang menghormati orang tua, menghargai guru, dan menghormati orang yang lebih tua. Bekal itu dinilai penting sebagai persiapan menjadi generasi penerus bangsa.
“Pembentukan karakter sejak dini ini penting untuk menyiapkan generasi yang mampu melanjutkan cita-cita bangsa,” ujarnya.
Apa Langkah Selanjutnya Setelah Peninjauan
Peninjauan di Tilamuta menjadi bagian dari pemantauan langsung pelaksanaan program di lapangan. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Boalemo mendampingi seluruh rangkaian kunjungan.
Dengan 82 sekolah penerima, pelaksanaan revitalisasi di Boalemo akan berjalan bertahap sepanjang tahun anggaran 2026. Pemerintah daerah memastikan setiap sekolah mendapat porsi sesuai kebutuhannya masing-masing.