JAKARTA — Ketua Umum KADIN Indonesia Anindya Novyan Bakrie tiba di kompleks Istana Kepresidenan sekitar pukul 13.50 WIB. Ia datang bersama pengurus KADIN yang berasal dari Aceh hingga Papua, termasuk 30 asosiasi dan himpunan pengusaha.
Agenda utama pertemuan ini adalah mendengar arahan langsung dari Presiden Prabowo terkait langkah bersama untuk menggenjot perekonomian dari daerah. Anindya, sapaan akrabnya, menyebut undangan ini disambut antusias oleh pengurus daerah yang rela terbang jauh untuk hadir.
Lanjutan Diskusi di Hambalang
Pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari diskusi terbatas yang digelar di kediaman Presiden di Kompleks Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Bogor, pada awal tahun ini. Saat itu, Prabowo telah memprediksi akan ada tekanan ekonomi dan geopolitik global yang berdampak pada Indonesia.
"Ketika kami diundang ke Hambalang sebelum beliau melakukan raker dan itu diprediksikan bahwa kita akan menghadapi kondisi ekonomi dan juga geopolitik yang seperti sekarang ini. Nah sekarang bagaimana kita sama-sama untuk duduk menyikapinya," kata Anin di kompleks Istana Kepresidenan.
Optimisme Pengusaha Daerah di Tengah Tekanan Ekonomi
Anindya menegaskan, berdasarkan hasil kunjungan ke sejumlah daerah, pelaku usaha tetap mencari jalan keluar dan optimistis terhadap prospek bisnis. Namun, ia menilai diperlukan komunikasi yang lebih lancar antara pengusaha dan pemerintah agar kebijakan yang diambil tepat sasaran.
"Karena dari keliling daerah, kita melihat semua tetap mencari jalan keluar, tetap optimis, tetapi dibutuhkan komunikasi yang semakin lancar dan semakin baik," ujarnya.
Kehadiran pengurus dari daerah terpencil seperti Papua, Papua Barat, Kalimantan Utara, dan NTT menjadi sinyal bahwa sektor riil di luar Jawa tetap menjadi perhatian serius pemerintah.
Menteri Kabinet Merah Putih Turut Hadir
Pertemuan ini tidak hanya dihadiri kalangan pengusaha. Sejumlah menteri dan kepala lembaga Kabinet Merah Putih juga tampak hadir untuk berdialog langsung, di antaranya Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Perdagangan Budi Santoso, dan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman.
Selain itu, hadir pula Menteri UMKM Maman Abdurrahman, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, serta Menteri Ketenagakerjaan Yassierli. Dari jajaran BUMN, tampak Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara Dony Oskaria dan Dirut Pindad Sigit Puji Santosa.
Hadirnya para pengambil kebijakan di sektor keuangan, energi, dan perdagangan dalam satu forum menunjukkan bahwa pemerintah ingin mendengar langsung kendala yang dihadapi pengusaha di lapangan, bukan hanya melalui laporan birokrasi.